Home / BISNIS / 4 Tersangka Berhasil Diamankan Pada Penggrebekan Gudang Oplosan Gas Di Sei Binge

4 Tersangka Berhasil Diamankan Pada Penggrebekan Gudang Oplosan Gas Di Sei Binge


EDISIMEDAN.COM, LANGKAT-  Ratusan tabung gas kemasan 3 kg, 12 kg dan 50 kg dari dua tempat gudang  penyimpanan di Pasar 3 Gang Netral Kuala Mencirim, Sei Binge, Langkat dan juga di pasar 7, Kamis (29/8/2019) berhasil diamankan oleh aparat Kepolisian dan Pertamina.

Dalam penggerebekan yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sei Binge, Ipda Darman Lumbanraja ini diamankan 4 orang tersangka. Tersangka kemudian digelandang ke Polres Binjai.

Menurut Kanit Reskrim, penggerebekan dilakukan lantaran menindaklanjuti arahan Presiden RI untuk menindak segala penyalahgunaan barang – barang bersubsidi. “Disini ditemukan penyalahgunaan gas elpiji 3 kg yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin, kemudian dipindahkan ke gas elpiji kemasan 12 kg,” ujarnya.

Ini, jelas dia, kita lakukan agar memberikan efek jera agar kedepan tidak terulang lagi. Kegiatan sudah diamati selama 1 bulan sebelum penggerebekan dilakukan. Saat penggerebekan, para tersangka sedang melaksanakan kegiatan pengoplosan. Dan diamankan ratusan kemasan gas, alat transportasi berupa 3 mobil bak terbuka yang diduga digunakan untuk mendistribusikan tabung gas, beserta barang bukti lainnya.

Baca Juga:  Menjelang Idul Fitri, Pertamina Berbagi dan Tingkatkan Distribusi

“Kegiatan yang dilakukan ini melanggar UU migas dan UU perlindungan konsumen, bisa ditindak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tutur dia.

Kepala Security (Kasek) MOR I, Rahman menuturkan Pertamina bersinergi dengan aparat keamanan untuk menindak para pelaku. Terkait adanya oknum – oknum yang terlibat, Polsek akan melakukan pengembangan. “Untuk ke arah sana Polsek yang akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dan untuk wilayah Langkat, bahkan Sumut, kasus pengoplosan  ini yang pertama sekali ditemukan dan dilakukan.

Informasi yang diterima wartawan dari warga sekitar, kegiatan penyalahgunaan ini telah dilakukan selama 6 bulan. Warga hanya mengetahui bahwa hanya tempat jual beli gas.

Sementara itu, untuk lokasi kedua, diduga informasi sudah bocor sehingga saat dilakukan gudang sudah kosong yang ada hanya sisa-sisa aktifitas seperti es batu balok, kompresor dan sejumlah  tabung gas dan juga dua ekor anjing penjaga dan ditemukan juga catatan transaksi penyaluran gas oplosan.   (Mahbubah Lubis)

Baca Juga:  Malaysia Airline Berikan Beragam Promo Di MATF

 

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up