EDISIMEDAN.com, MEDAN– Koperasi Produsen Gas Terus Indonesia (KP-GTI) menegaskan komitmennya untuk berdiri di barisan terdepan dalam mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya di sektor ketahanan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat luas.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua KP-GTI, Suwarno, S.E., M.M., yang didampingi Sekretaris Zullifkar AB, S.T., dan Bendahara Andrean Situmorang di Medan, Minggu (9/8/2026).
Suwarno menjelaskan, penguatan rantai distribusi pangan yang diusung KP-GTI merupakan terjemahan konkrit dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menekankan bahwa sinergi yang kokoh antara koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga sektor swasta adalah kunci utama agar nilai tambah ekonomi benar-benar dirasakan secara merata oleh segenap rakyat Indonesia.
Wujud nyata dari komitmen tersebut terekam dalam kolaborasi erat antara KP-GTI dengan Perum Bulog Cabang Medan. Melalui koordinasi produktif bersama Pimpinan Cabang (Pinca) BULOG Medan, Lutfillah Barus, serta Asisten Manajer Penjualan Pasar Pemerintah, Fran Sugara, KP-GTI mengambil peran aktif dalam menyalurkan pasokan bahan pangan pokok secara langsung ke tangan warga.
”KP-GTI hadir untuk membantu pemerintah. Salah satu fokus utama kami adalah memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar dan menyentuh masyarakat secara langsung. Dengan jalur distribusi yang memotong hambatan di lapangan, kita tidak hanya menjamin ketersediaan barang, tetapi juga melakukan upaya nyata untuk menekan laju inflasi daerah,” tegas Suwarno.
Pengurus KP-GTI menyakini bahwa tantangan stabilitas pangan tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga saja. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor menjadi sebuah keharusan demi membangun jaring pengaman ekonomi kerakyatan yang solid di Sumatera Utara.
”Sinergi yang telah terbangun baik bersama Bulog Medan ini kami harapkan dapat terjalin makin erat dan berkelanjutan. KP-GTI senantiasa membuka pintu selebar-lebarnya dan mengajak instansi pemerintah maupun lembaga lainnya untuk saling bergandengan tangan, bergotong royong melayani kebutuhan pangan rakyat,” pungkas Suwarno. (Red)
