BEI Siapkan Roadmap Pasar Modal Syariah 2026, Fokus Perluas Akses dan Inklusi Investor

EDISIMEDAN.com, MEDAN– Pasar Modal Syariah (PMS) Indonesia mencatatkan pertumbuhan yang sangat progresif sepanjang tahun 2025 dan bersiap melakukan akselerasi besar-besaran pada tahun 2026. Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI), Irwan Abdalloh, dalam kegiatan Edukasi Wartawan Pasar Modal yang digelar secara daring pada Kamis (26/02/2026).
Dalam paparannya, Irwan Abdalloh mengungkapkan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi industri keuangan syariah tanah air, yang menandai “15 Tahun Kebangkitan Pasar Modal Syariah Indonesia”.
Irwan menjelaskan bahwa hingga Desember 2025, jumlah investor saham syariah telah mencapai 217.157 orang, atau tumbuh 28% secara tahunan (year-on-year). Dari sisi aktivitas, nilai transaksi investor syariah melonjak drastis sebesar 104% menjadi Rp11,2 triliun.
“Pasar Modal Syariah Indonesia tumbuh positif dan signifikan sepanjang tahun 2025. Performa Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) bahkan mampu bersaing dengan benchmark indeks domestik maupun global dengan kenaikan mencapai 43%,” ujar Irwan Abdalloh dalam pernyataannya.
Irwan juga menyoroti peluncuran beberapa instrumen strategis yang menjadi tonggak sejarah baru, di antaranya:
Menatap tahun 2026, BEI telah menyiapkan sejumlah inisiatif baru untuk memperluas inklusi dan literasi keuangan syariah. Salah satu agenda utamanya adalah penyusunan Roadmap Pasar Modal Syariah 2026–2030.
“Kami sedang menyusun roadmap terkait rencana pengembangan PMS di BEI selama lima tahun ke depan. Fokus kami bukan hanya pada pertumbuhan angka, tetapi juga penguatan infrastruktur digital dan integrasi filantropi Islam seperti zakat, infak, dan wakaf ke dalam ekosistem pasar modal,” kata Irwan.
BEI juga akan meluncurkan Program Hadiah Inklusi bagi masyarakat yang membuka akun saham syariah baru serta menggelar International Event (IFN Forum) sebagai bagian dari perayaan 15 tahun kebangkitan pasar modal syariah.
Hingga saat ini, ekosistem PMS didukung oleh 672 saham syariah, 18 Anggota Bursa penyedia layanan SOTS, serta 161 Galeri Investasi Syariah yang tersebar di seluruh Indonesia.(red)

You May Also Like

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *