Akhirnya, Pemkab Simalungun Bayarkan Tunggakan BUD Arnita

33
Ketua Ombudsman RI perwakilan Sumut, Abyadi Siregar

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Pemerintah Kabupaten Simalungun akhirnya bersedia membayar tunggakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Arnita Rodelina Turnip di Institut Pertanian Bogor, senilai Rp 55 juta.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, mengatakan meski belum dibayarkan 100 persen. Tapi, menurutnya sudah ada niat baik dari Dinas Pendidikan (Disdik) Simalungun untuk membayarkan tunggak UKT ‎dan mengaktifkan kembali program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) Pemkab Simalungun milik Arnita.

BERITA SEBELUMNYA

Ombudsman Panggil Kadis Pendidikan Simalungun Soal Kebijakan Berbau SARA

‎”Terimakasih Bupati Simalungun Pak JR Saragih dan terimakasih kepada Pak Kadisdik Simalungun Pak Resman Saragih. Tanpa keikhlasan bapak bapak, masalah ini tidak akan selesai,” ungkap Abyadi, Kamis (2/8/2018).

Dalam surat Disdik Simalungun Nomor 820/8311/4.4.1/2018, prihal Pengaktifkan kembali mahasiswa BUD IPB An. Arnita Rodelina Turnip. Langsung ditandatangani oleh Kadisdik Simalungun, Resman Saragih untuk disampaikan ke pihak rektorat IPB, Kamis 02 Agustus 2018.

“Buat Ombudsman RI, dengan diaktifkannya kembali status kepesertaan Arnita sebagai mahasiswa program BUD Pemkab Simalungun dan dibayarnya seluruh tunggakan uang kuliah dan biaya hidupnya sampai nanti menyelesaikan studi, saya kira ini sudah selesai bagi Ombudsman,” ucap Abyadi.

Bukti pembayaran dalam struk transfer pembayaran UKT senilai Rp 55 juta ditransfer bagian keuangan IPB. Abyadi mengatakan sudah disampaikan ‎juga kepada Ombudsman untuk sebagai bentuk bukti pembayaran tunggak UKT tersebut.”Ombudsman berharap ini menjadi pelajaran buat kita semua,” tutur Abyadi. [ska]

Apa Tanggapan Anda?