Home / MEDAN TODAY / Akhyar Pastikan Data Pasien Corona Akan Terus Di Perbaharui

Akhyar Pastikan Data Pasien Corona Akan Terus Di Perbaharui


EDISIMEDAN.COM, MEDAN-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Kota Medan untuk terus memperbaharui data jumlah warga yang terindikasi  wabah virus corona (covid-19), sehingga masyarakat dapat merasa tenang dengan mengetahui informasi yang diberikan Pemko Medan, Jumat (20/3).

Saat tiba di Kantor Dinas kesehatan Kota Medan Jalan Rotan, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Akhyar mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Medan yang merasakan gejala batuk, flu dan sesak nafas atau gejala yang mengarah pada wabah virus corona, agar dapat menghubungi langsung Call Center Covid 19 dari Dinas Kesehatan Kota Medan ke nomor 081375884531 dan 082161977779 atau untuk mengetahui informasi lebih lanjut dapat melalui link http://covid19.go.id, jika ada orang yang butuh penanganan terkait virus corona.

Dalam kesempatan tersebut, Akhyar langsung mencoba menelpon ke nomor call center guna memastikan apakah nomor tersebut siap siaga dalam menangani masyarakat. Dengan begitu Dinas Kesehatan Kota Medan dapat terus sigap menangani masyarakat yang melaporkan adanya masyarakat yang terkena wabah virus Corona.

Baca Juga:  Bobby Nasution Apresiasi Puskesmas Cegah Penyebaran Corona di Medan

Selain memastikan call center yang tersedia, Akhyar juga memantau ketersediaan ambulans yang disediakan Dinas Kesehatan Kota Medan. Hal tersebut dilakukan Akhyar untuk memastikan Dinas Kesehatan Kota Medan harus selalu meningkatkan pelayanan prima bagi masyarakat yang ada di Kota Medan.

Menurut informasi yang didapat dari Dinas Kesehatan, sampai dengan hari ini jumlah orang dalam pengawasan (ODP) berjumlah 134 orang, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 19 orang. Tentunya hal tersebut harus terus didata ulang setiap jamnya.

“Saya minta kepada Dinas Kesehatan untuk terus mengupdate perkembangan baik dari jumlah orang dalam pengawasan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan suspect. Informasi tersebut harus terus di update di sosial media setiap hari bahkan setiap jam, agar masyarakat dapat mengetahui informasi terkait mewabahnya virus corona (covid-19) tersebut,” jelas Akhyar. (Mahbubah Lubis)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up