Home / SUMUT / Akibat Banjir Bandang, Satwa Langka Koleksi Taman Hewan Siantar Juga Hilang

Akibat Banjir Bandang, Satwa Langka Koleksi Taman Hewan Siantar Juga Hilang


SIANTAR, EDISIMEDAN| Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Pematangsiantar Selasa (1/2/2015), menyebabkan sejumlah hewan koleksi di Taman Hewan Pematangsiantar (THPS) hilang. Koleksi hewan langka yang hingga saat ini belum ditemukan yaitu sepasang burung unta serta tiga ekor nutria atau tikus raksasa.

“Seekor nutria kita lihat langsung saat banjir itu diterkam dan dimakan buaya. Namun tiga lagi tidak bisa kita temukan beserta sepasang burung unta. Kita harapkan masyarakat jika menemukannya mau menghubungi kami,” kata Manajer Umum THPS, Nandang Suaidah kepada para wartawan, Rabu (2/12/2015).

Total kerugian kebun bintang dijelaskan Nandang tidak bisa dinilai. Kerusakan kandang memang bisa dihitung dan tidak seberapa, namun koleksi bintang yang hilang tidak bisa dinilai termasuk koleksi ratusan ikan koi yang ikut hanyut.

“Selama 79 tahun kebun bintang ini berdiri, baru kali ini banjirnya sebesar ini,” sambung Nandang sembari mengingatkan ulang tahun Taman Hewan Pematang Siantar yang baru dirayakan pekan lalu.

Baca Juga:  Sarana Air Bersih dan Sanitasi di Sicanang dan Mabar Diresmikan

BERITA TERKAIT
18 Ekor Buaya Lepas dari Taman Hewan Siantar Hebohkan Warga
Buaya yang Lepas dari Penangkaran Taman Hewan Siantar Berhasil Ditangkap
Soal Buaya Lepas di Siantar, Ini Penjelasan Manajemen THPS

Dijelaskan, hujan deras yang mengguyur Siantar pada Selasa (1/12/2015) sejak sore, membuat anak sungai yang melintasi Taman Hewan Pematang Siantar meluap. Ketinggian air bahkan mencapai lebih dari tiga meter dibandingkan biasanya. Akibatnya binatang yang berada di kandang yang hanya berpagar tetapi tidak ditutup atasnya, ikut hanyut terbawa air.

Selain itu, sejumlah hewan koleksi THPS juga mati. Akan tetapi hewan yang mati, menurut Nandang, tetap bisa dimanfaatkan dengan cara diawetkan untuk kemudian dipamerkan di museum yang juga ada dikomplek taman hewan.

Sebelumnya diberitakan, tiga ekor buaya muara koleksi THPS juga hanyut saat banjir bandang terjadi. Namun respon cepat pengelola berhasil mengamankan reptil berbahaya itu yang ditemukan di bantaran sungai di belakang Hotel The Palm. [sal|ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up