Aktifis Lingkungan di Medan Cabuti Paku dan Alat Peraga Kampanye dari Pepohonan

42
Protes akan pemasangan alat peraga kampanye di pepohonan, sejumlah aktivis lingkungan yang tergabung dalam Komunitas Peduli Anak dan Sungai Deli (Kopasude) melakukan aksi pembersihan dengan mencabuti paku dan alat peraga yang ada di pepohonan di Medan. Aksi ini mereka lakukan di kawasan seperti di Jalan Brigjen Katamso Medan, Rabu (23/5/2018).

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Protes akan pemasangan alat peraga kampanye di pepohonan, sejumlah aktivis lingkungan yang tergabung dalam Komunitas Peduli Anak dan Sungai Deli (Kopasude) melakukan aksi pembersihan dengan mencabuti paku dan alat peraga yang ada di pepohonan di Medan. Aksi ini mereka lakukan di kawasan seperti di Jalan Brigjen Katamso Medan, Rabu (23/5/2018).

Dengan menggunakan peralatan seperti obeng, tang dan martil, satu per satu paku yang tertancap di pohon pada sepanjang jalan tersebut mereka cabut. Tidak hanya paku, mereka juga mencabut alat peraga kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur serta berbagai papan pengumuman yang sengaja ditempel pada pepohonan.

“Kami hadir untuk menyelamatkan pohon dari penyiksaan-penyiksaan yang terjadi. Kami tidak memiliki keterkaitan dengan unsur politik manapun. Kami hanya membebaskan pohon dari penyiksaan-penyiksaan,” kata Ketua Kopasude Adrian Dwi Pradipta.

Selain untuk membebaskan pepohonan dari paku-paku dan alat peraga kampanye (APK) yang terpasang, aksi ini menurut Adrian juga sebagai bentuk dari kritik mereka terhadap seluruh pihak yang selalu memanfaatkan pepohonan sebagai tempat untuk publikasi usaha maupun untuk kampanye pasangan calon. Mereka meminta aksi ini menjadi momentum bagi pasangan calon yang maju di Pilgubsu 2018 maupun penyelenggara pemilu agar berperan aktif dalam menegakkan aturan soal larangan menggunakan pepohonan sebagai tempat untuk berkampanye.

“Kami menuntut agar KPU dan Panwaslu menugaskan Panwas kecamatan untuk mencabuti seluruh APK yang dipasang di pepohonan,” sebutnya.

Rencananya seluruh APK yang mereka cabut dari pepohonan tersebut akan langsung mereka serahkan ke Bawaslu Sumatera Utara. [ska]

Apa Tanggapan Anda?