Home / NEWS / Alamak, Rumah Saragih Ternyata Dibakar Abang Kandungnya

Alamak, Rumah Saragih Ternyata Dibakar Abang Kandungnya


KEBAKARAN. Kebakaran yang menghanguskan rumah Bilson Saragih (62) di Jalan Saudara, Gang Sahata, Kecamatan Medan Kota pada Rabu (15/3/2017) ternyata disengaja. Pelaku yang membakar rumah Bilson ternyata abang kandungnya sendiri berinisial Kris Saragih (65). Kris saat dievakuasi warga karena sempat terjebak dalam kebakaran.

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Kebakaran yang menghanguskan rumah Bilson Saragih (62) di Jalan Saudara, Gang Sahata, Kecamatan Medan Kota pada Rabu (15/3/2017) ternyata disengaja. Pelaku yang membakar rumah Bilson ternyata abang kandungnya sendiri Kris Saragih (65).

Kris Saragih sendiri saat ini mendapat perawatan di Puskesmas Teladan karena terluka akibat peristiwa kebakaran itu.

“Sengaja aku bakar, dari kecil aku di zolimin adik dan keluargaku. Dia (Bilson) menghasut keluarga dan famili agar tak suka ama aku. Aku dan dia lain mamak. Mamakku meninggal saat umurku 4 tahun, ayahku menikah lagi. Sejak itu lah aku di zolimin” kata Kris ditemui di Puskesmas Teladan.

Kris terluka usai menyulut api dengan menggunakan bensin. kedua tangan dan kedua kakinya mengalami luka bakar. “Aku siram bensin kemudian menyulut api. Namun waktu aku mau ngambil tongkat didalam rumah, sempat terjebak, untungnya diselamatkan warga,” ujarnya.

Baca Juga:  Kebakaran Tewaskan 2 Bocah di Deliserdang

Kemarahan Kris memuncak lantaran ia menduga sang adik menghasut keluarga lainnya demi menguasai harta warisan. “Sudah geram kali. Sudah dikuasainya makanya aku bakar,” ujarnya sambil terbaring ditempat tidur puskesmas.

Saat ini sendiri Kris Saragih sudah dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapat perawatan yang lebih baik.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Budi Simanjuntak ketika dikonfirmasi mengenai kejadian itu membenarkannya. Dan mengatakan sampai saat ini pihak mereka masih melakukan penyelidikan.

“Tidak ada korban jiwa. Kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta rupiah. Tapi masih kita lakukan penyelidikan,” ujarnya.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi. Sementara warga banyak berada di lokasi untuk menyaksikan langsung kejadian tersebut. [win]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up