Home / BISNIS / Aman Tanpa Beban dengan Asuransi JAGADIRI

Aman Tanpa Beban dengan Asuransi JAGADIRI


Semua orang pasti ingin sehat. Namun untuk membeli asuransi yang notabene di kemudian hari akan digunakan  sebagai alat untuk membiayai kebutuhan kesehatan, dengan fasilitas rawat jalan atau rawat inap masyarakat, ternyata masih banyak yang ragu. Besarnya biaya premi yang harus dibayarkan dan proses yang sering berbelit-belit dalam pengajuan klaim, membuat sebagian orang berpikir ulang untuk mau membeli asuransi kesehatan. Belum lagi perasaan was-was karena takut rugi atau tertipu karena banyak sales yang nakal, yang maunya hanya mengorek keuntungan pribadi.

Karena alasan alasan ini, tak sedikit orang yang mengaku alergi dengan asuransi, termasuk asuransi kesehatan. Saat bicara tentang asuransi yang ada di pikiran mereka adalah beban. Kesulitan melakukan klaim, premi yang tidak terjangkau, proses pembelian yang rumit, dan ketidaknyamanan saat dihubungi agen asuransi seolah menjadi momok yang menakutkan.

Jika asuransi dianggap sebagai momok, tentu ini sebuah anggapan yang keliru. Karena asuransi kesehatan merupakan salah satu hal yang paling penting yang harus dimiliki oleh setiap orang. Asuransi kesehatan justeru memberikan banyak manfaat. Secara khusus, asuransi akan menjamin biaya kesehatan atau perawatan  bagi seseorang pada saat jatuh sakit atau mengalami kecelakaan. Salah satu fungsi asuransi kesehatan juga dapat menutup banyak biaya dari rumah sakit.

Baca Juga:  Asuransi Syariah Zafirah dari Manulife-Muamalat Diperkenalkan di Medan

Boleh dibilang biaya kesehatan dan biaya hidup sudah tidak murah lagi di era sekarang ini. Beban pekerjaan dan kebutuhan hidup juga dapat mempengaruhi kesehatan tubuh. Ditambah, keadaan lingkungan yang tidak sehat dan penuh dengan polusi. Semuanya semakin memperburuk keadaan. Karena itulah, asuransi kesehatan menjadi sangat penting. Biaya pelayanan kesehatan yang relatif mahal, akan sangat membebani jika kita tidak memiliki asuransi.

Berbagai alasan yang dikemukan oleh masyarakat, termasuk masih sangat tingginya biaya yang harus ditanggung sendiri oleh masyarakat untuk membiayai kebutuhan kesehatan dengan fasilitas rawat jalan ataupun inap ternyata tak menyurutkan langkah PT Central Asia Finasial (CAF) untuk mengembangkan pasar asuransi JAGADIRI di Indonesia. Bahkan PT CAF menyakini jika ini adalah potensi besar bagi asuransi swasta untuk lebih berperan dalam membantu masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan kesehatan.

Baca Juga:  TIS ke-20 Inalum, Momen Bertumbuh Lewat Inovasi dan Inspirasi

“Data morbiditas dari Society of Actuaries (SOA) menyebutkan, kelompok usia yang rentan sakit adalah balita dan mereka yang memasuki usia non-produktif. Kelompok usia balita (0-4 tahun) merupakan kelompok tertinggi melakukan rawat jalan sebesar 16,9% dimana untuk rawat inap berada di usia non-produktif,” kata CEO PT Central Asia Financial (CAF) Reginald J Hamdani dalam siaran pers yang diterima beberapa waktu lalu.

Ditambahkan Reginald, untuk rawat jalan sendiri, sumber pembiayaan berasal dari out of pocket (67,9%), jaminan kesehatan pemerintah meliputi Jamkesmas, Jamkesda, Jamsostek, Askes/ASABRI (25,2%), Lainnya (3,3%), tunjangan perusahaan (1,8%), lebih dari 1 sumber (1,1%), sedangkan asuransi swasta hanya 0,7%. Sedangkan untuk rawat inap,  sumber biaya yang dipakai untuk rawat inap pada semua fasilitas kesehatan di Indonesia masih didominasi oleh biaya sendiri (out of pocket), yaitu sekitar 53,5%.

“Ini kami nilai sebagai potensi pasar yang cukup besar bagi asuransi JAGADIRI,” kata Reginald lagi.

Baca Juga:  Antisipasi Kenaikan Harga Daging, KPPU Kanwil I Sidak Pelaku Usaha Feedloter

Agar bisa meraih pasar, Asuransi JAGADIRI sebagai asuransi e-commerce pertama di Indonesia merancang khusus, di antaranya produk Jaga Sehat Keluarga (JSK) dan Jaga Aman Instan, guna memberikan solusi kebutuhan utama masyarakat akan asuransi perlindungan keluarga yang lengkap, terjangkau dan dapat digunakan termasuk untuk rawat jalan.

Asuransi JAGADIRI memberikan perlindungan yang tidak membebani masyarakat, karena Asuransi JSK memungkinkan nasabah cukup bayar 1 harga premi sudah meng-cover maksimum hingga lima orang tertanggung yakni suami, istri, dan tiga anak.

“Dengan biaya premi sangat terjangkau untuk lima tertanggung dan kami juga memberikan pengembalian premi sebesar 25% per tahun jika tidak ada klaim,” kata Reginald.

Reginald mengatakan, pihaknya ingin asuransi JSK dan Jaga Aman Instan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan sisi layanan kesehatan yang lengkap dengan harga terjangkau sehingga semakin banyak keluarga Indonesia yang terlindungi. [oleh: Defri Yenni]

Terkait


Berita Terbaru