Home / POLITIK / Ance Akui Pertemuan Tengku Erry dan Cak Imin Terkait Pilgubsu

Ance Akui Pertemuan Tengku Erry dan Cak Imin Terkait Pilgubsu


INTRUKSI. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengintruksikan seluruh kader PKB untuk memberikan dukungan kepada Tengku Erry Nuradi sebagai calon gubernur menyusul deklarasi yang diberikan partai tersebut pada Minggu 9 Juli 2017.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Ketua DPW PKB Sumut, Ance Selian memberikan jawaban terkait pertemuan dirinya dan Tengku Erry dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Pertemuan tersebut terjadi di kantor DPP PKB Jakarta, Sabtu (6/1/2018) siang tadi.

Tak pelak, pertemuan Tengku Erry dan Cak Imin itu menjadi spekulasi pasca didepaknya Tengku Erry dari bursa Cagub Sumut oleh Golkar dan Nasdem.

Ance memang tak menampik pertemuan kedua tokoh tersebut membahas soal Pilgub Sumatera Utara. Namun dia tidak secara spesifik menjelaskan apakah PKB akan mengalihkan dukungan kepada Tengku Erry Nuradi di Pilkada Sumut 2018.

“Pembicaraan biasa saja. Membahas jadwal Pilgub Sumut,” kata Ance kepada edisimedan.com, melalui sambungan telepon Sabtu (6/1/2018).

Menurutnya, inti dari pertemuan dengan Muhaimin Iskandar karena faktor persabatan antara dirinya dengan tengku Erry Nuradi.

Baca Juga:  Ance: PKB, PKPI dan Demokrat Masih Solid Usung JR Saragih-Ance

“Begini, terkait masalah itu, saya sebagai sahabat dan orang yang mendukung dia (Tengku Erry-red), kan tetap harus bersama, baik dalam suka maupun duka. Apapun yang terjadi sama dia itu, silaturahmi tetap kita bangun,” katanya.

Sebagai sahabat, lanjut Ance, dirinya punya tanggungjawab moral untuk memberikan jalan keluar atas persoalan politik yang teradi kepada Tengku Erry.

“Saya sebagai teman, kan punya tanggungjawab moral untuk mencari solusi yang mana yang terbaik untuk kebersamaan,” ujar Ance.

Bahkan Ance sempat melantunkan lagu “Kemesraan” untuk menggambarkan situasi yang dia hadapi dengan Tengku Erry.

“Kemesraan ini, janganlah cepat berlalu….” dendang lagu Ance.

Terkait pertemuan dirinya dengan Tengku Erry akan merubah peta politik yang sedang diperjuangkan JR Saragih untuk maju sebagai gubernur, Ance hanya menjawab singkat.

“Kalau soal berjuang, semua sekarang sedang berjuang. Tapi ini bukan soal kedekatan atau kontribusi. Yang diminta KPU itu adalah legalitas formal yang harus diantarkan sebagai persyaratan cagub/cawagub,” pungkasnya.

Baca Juga:  Sihar Sitorus: Pilgubsu Pesta Rakyat, Jangan Dirusak karena Berita Hoax

Sementara Muhaimin Iskandar, mengakui terkena istilah “dijomblokan” dalam kasus Gubernur Sumatera Utara, pasca-partai politik pengusung meninggalkannya.

“PKB kena dijomblokan di Sumut. Sekarang sendirian yang masih bertahan mengusung Tengku Erry (Nuradi). Istilah baru ini justru dialami PKB hahahha,” ujar Cak Imin seperti dilansir poskotanews.

BERITA SEBELUMNYA

“Pengalaman ini, seperti saya ingatkan kepada para calon kepala daerah yang diusung PKB, agar cukup sekali. Jadi, para calon kepala daerah harus bisa merawat para pengusung dan pendukung dari partai politik lain,” katanya. [ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up