Home / / Andi Lala Ternyata Juga Penadah Motor Kreditan di Medan-Pakam

Andi Lala Ternyata Juga Penadah Motor Kreditan di Medan-Pakam


PELAKU PEMBUNUHAN SADIS. Tim gabungan Polda Sumatera Utara dan Polda Riau berhasil meringkus Andi Lala (35), tersangka utama kasus pembunuhan lima orang di Mabar, Sabtu (15/4/2017) pagi.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Terungkapnya dalang pembunuhan sadis di Mabar, Andi Matalata alias Andi Lala (35), di luar perkiraan orang-orang yang mengenalnya. Mereka tidak menyangka, pria asal Desa Skip Lubuk Pakam itu tega melakukan pembunuhan keji terhadap lima orang satu keluarga.

“Siapa yang tak Kenal Andi Lala di Lubukpakam ini bang. Dia itu penadah motor dan mobil kreditan leasing. Tidak hanya di Pakam, tapi juga di Medan. Kalau sampai terlibat pembunuhan, ngeri juga,” ujar salah seorang warga Deliserdang berinisial Fad, kepada wartawan.

Nama sumber ini mewanti-wanti kami untuk menyembunyikan identitasnya demi mencegah hal yang tak diinginkan.

Menurutnya, praktik jual beli kenderaan kredit leasing itu sudah lama dijalankan Andi Lala. Bahkan Andi Lala merupakan musuh bersama leasing ternama sepeda motor di Medan dan Lubukpakam.

Baca Juga:  Jebol Ventilasi Penjara, Napi Lapas Tanjung Gusta Melarikan Diri

Sumber sendiri punya pengalaman berurusan langsung dengan Andi Lala karena salah satu konsumennya menjual motornya kepada tersangka.

“Modusnya, sepeda motor yang kreditnya menunggak dan gak sanggup lagi membayar, dijual ke Andi Lala. Ketimbang ditarik leasing, mereka kan gak dapat duit. Makanya ditawarkan ke dia (Andi Lala-red),” jelas pria yang pernah bekerja untuk sebuah perusahaan leasing ternama di Medan ini.

Bukan hanya motor, lanjut narasumber, Andi Lala juga menjadi penadah sejumlah mobil yang kreditnya menunggak. “Pernah juga dia mengambil mobil-mobil mewah, kayak Mercy,” tambahnya.

Dia menduga, Andi Lala tidak bekerja sendirian dalam menjalankan praktik jual beli kenderaan kredit itu.

BERITA SEBELUMNYA
Kronologi Lengkap Penangkapan Andi Lala
Andi Lala Sempat Diintrogasi di Polda Riau

“Rumahnya juga gak terlalu besar. Biasa saja. Saya kira ada orang lain di belakang dia. Soalnya sekitar tahun 2011 lalu, dia sempat berurusan dengan polisi, bahkan dari Mabes Polri. Tapi dia bisa bebas beraktivitas lagi,” bebernya.

Baca Juga:  Terdakwa Ngaku Dipaksa Polisi Lakukan Pembunuhan

Dengan tertangkapnya Andi Lala ini, dia berharap mata rantai penadah kenderaan kredit khususnya di Lubukpakam bisa terputus. “Baguslah bang kalau sudah tertangkap. Supaya gak ada lagi penadah motor kreditan di Pakam ini,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, Andi Lala ditangkap setelah hampir sepekan ditetapkan sebagai DPO pembunuhan satu keluarga di Jalan Mangaan/Kayu Putih, Lorong Benteng, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Minggu (9/4/2017) dini hari.

Andi Lala diciduk di tempat persembunyian di Jalan Lintas Rengat/Tembilahan, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau oleh Tim gabungan Polda Sumut Polres Belawan, Polda Riau dan Polres Inhu pada Sabtu (15/4/2017) sekitar pukul 05.10 WIB. [ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up