Anonimo Coffee, Sensasi Ngopi Bersama Presiden RI

0
3163

EDISIMEDAN.COM, MEDAN – Pernah membayangkan bagaimana rasanya satu meja sambil menyeruput kopi dengan seorang Presiden? Sensasi itu bisa anda nikmati di Anonimo Coffee di Jalan Tengku Amir Hamzah, atau di Medan biasa disebut kawasan Griya Riyatur.

Sekali lagi, memang bukan minum kopi secara langsung dengan presiden atau di lingkungan istana kepresidenan. Tapi ngopi di sini, kita seolah ditemani presiden. Karena di Anonimo Coffee, terpajang poster Presiden RI mulai dari presiden pertama Soekarno hingga Presiden ketujuh Jokowi.

Deretan poster tujuh presiden tersebut langsung menghadap ke meja yang tersusun apik. Lokasi mejanya berada di salahsatu bagian dari empat tempat utama kafe ini. Posisi yang paling terlihat saat memasuki kafe.

“Setidaknya, minum kopi dan nongkrong di sini, ada tujuh Presiden yang memandangi kita,” celetuk seorang wartawan sambil tertawa.

Suasana natural dan alami di Anonimo Coffee

Sore itu, kami memang sengaja diundang oleh Arief Budiono, Owner Ananomi Coffe. Pencinta teh yang banting stir ke dunia kopi itu berniat memperkenalkan kafe yang belum lama ini dibukanya.

Kafe ini sendiri berada di lokasi strategis, dekat dengan komplek perumahan Griya Riatur.  Posisinya lebih dekat ke simpang Gaperta. Persisnya di sebelah kantor Harian Andalas.

Anonimo Coffee punya konsep berbeda di banding kafe lain. Perbedaan paling mendasar adalah suasananya. Karena Anonimo Coffee mengusung konsep natural yang menonjolkan suasana out door dengan tanaman hijau alamiah.

Tempat nongkrong alternatif yang paling rekomended jika anda merasa bosan minum kopi di mal atau restoran. Karena di areal seluas 460 meter persegi, pengunjung bisa menikmati sensasi minum kopi di bawah rindangnya pepohonan, seolah berada di taman belakang rumah sendiri.

Arief, sang pemilik bilang, atmosfir di Anonimo Coffee, baik poster para presiden RI dan suasana alami merupakan senyawa dengan konsep yang diusung, yaitu Indonesiana.

“Saya dapat masukan dari teman saya, Yansen Anggusti yang datang dari Singapura ke kafe ini. Inti yang dia pesankan adalah, bagaimana saya bisa menonjolkan sisi ke-Indonesiaan yang kaya budaya, makanan dan kekhasan kopinya,” jelas Arief. [BACA HALAMAN SELANJUTNYA]

Apa Pendapat Anda?