Aspphami Harus Sinergi dengan Pemerintah Daerah

74
DIABADIKAN: Kadis Kesehatan Kota Medan, Drg Usma Polita Nasution, M Kes (jas putih) didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat Mardohar diabadikan bersama Sekretaris Umum DPP Aspphami Awaluddin Sarmidi, Ketua DPD Ir Wesley Sianipar dan pengurus lainnya di sela pelatihan, Rabu (21/2). [edisimedan.com/istimewa]

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) harus bersinergi sinergi dengan pemerintah daerah dalam melaksanakan pengendalian vektor penyakit dan hama lingkungan.

“Sebagai mitra kerja dinas kesehatan, asosiasi ini harus mengoptimalkan kinerjanya dalam mengentaskan vektor dan hama ,” pinta Kadis Kesehatan Kota Medan, drg Usma Polita Nasution,M Kes seusai menjadi pembicara pada Pelatihan Pengendalian Vektor Penyakit dan Hama Lingkungan di Royal Suite Condotel Medan, Rabu (21/2/2018).

Pelatihan yang digelar DPD Aspphami Sumut bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Medan berlangsung hingga 23 Februari diikuti 32 peserta dari sejumlah perusahaan industri pest control di Medan, Aceh, Batam, Padang Pekanbaru dan Celegon. Pembicara lain Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Medan Mardohar dan Dr Swastiko Priyambodo dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Usma Polita mengatakan Aspphami yang membawahi sejumlah perusahaan industri pest control bisa berkontribusi langsung di tengah masyarakat. Peranan organisasi ini sangat penting terutama dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Sebab tanpa ditunjang SDM profesional akan sia-sia.

Pada acara pelatihan, Ketua Umum DPP Aspphami Boyke Arie Pahlevi,SE dalam sambutannya menyebutkan hingga sekarang asosiasi ini sudah mengadakan pelatihan pengendalihan vektor dan hama tsejak 1980 dengan jumlah peserta mencapai 4 ribu orang lebih. Karena industri pest control terus berkembang baik teknologi maupun inovasinya termasuk regulasinya.

“Justru itu setiap perusahaan harus memiliki tenaga ahli. Para peserta harus memahami betul sehingga selesai latihan dapat diterapkan di lapangan. Langkah berikutnya dapat mensosialisasikan terkait pengendalian hama kepada masyarakat. Namun, tantangan di industri ini, antara lain Indonesia merupakan pasar potensial di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Tenaga asing bisa masuk kapan saja karena itu kita memerlukan keahlian,” katanya.

Ketua DPD Aspphami Sumut Ir Wesley Sianipar menambahkan tujuan kegiatan ini untuk menambah pengetahuan bagi peserta sekaligus menguji kembali pengalaman mereka di lapangan. “Kita berharap para peserta agar lebih sungguh-sungguh menimba pengetahuan agar tidak sia-sia yang datang dari luar kota,” ingatnya.[fur]

Apa Tanggapan Anda?