Banjir Medan Telan 2 Korban Jiwa

3
69
KORBAN BANJIR. Salah satu bocah M Ikhsan sempat dibawa ke rumah sakit setelah tenggelam dalam peristiwa banjir yang terjadi di Medan, Minggu (3/12/2017). [edisimedan.com/istimewa]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Banjir yang melanda Kota Medan, Minggu (2/12/2017), ternyata menelan korban jiwa. Nyawa dua anak di Kecamatan Medan Maimun terengut dengan kondisi sangat tragis.

Kedua korban diketahui bernama, M Noval (4) dan M Ikhsan (7). Keduanya ditemukan tewas di dua lokasi terpisah.

Noval tenggelam dalam banjir yang melanda di kawasan Gang Bidan, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Minggu (2/12) pukul 09.00 WIB. Sedangkan Ikhsan ditemukan di Gang Merdeka, tak jauh dari lokasi ditemukannya jasad Noval.

Kronologi peristiwa diceritakan M Yunus, Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kota Medan.

Menurutnya, korban Noval sekitar pukul 07.00 WIB ditinggal sendirian oleh kedua orangtuanya, Irwanto dan Khadijah yang sedang memeriksa rumah mereka yang terendam banjir.

BACA JUGA

“Namun saat orangtuanya kembali ke lokasi tempat Noval menunggu, korban sudah tidak ada. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan tewas tenggelam,” ujarnya

Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Medan, bersama warga yang mencari keberadaan bocah malang itu menemukan korban di Gang Merdeka, tidak jauh dari lokasi menunggu.
“Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Teratai, namun nyawanya tidak tertolong,” kata Iqbal Harahap, petugas BPBD Kota Medan.

Jasad Noval yang tenggelam dalam banjir yang melanda di kawasan Gang Bidan, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Minggu (2/12) pukul 09.00 WIB.[edisimedan.com/istimewa]
Sementara korban lainnya, Ikhsan sempat terlihat bermain air atau mandi bersama beberapa temannya di sekitar lokasi kediaman mereka yang terkena banjir.

Lalu pada pukul 12.00 WIB orangtuanya, Akhmad Sani dan Erni Batubara mencari bocah dibantu oleh TRC BPBD Kota Medan bersama warga.

BACA JUGA

Korban ditemukan di Gang Merdeka, lebih kurang 20 meter tidak jauh dari lokasi rumah korban. Korban ditemukan dengan kondisi sudah kaku dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Teratai, Kampung baru. Ikhsan dinyatakan sudah meninggal dunia setiba di rumah sakit.

“Korban ditemukan di jalanan yang menurun, sekitar 20 meter dari rumahnya. Kondisinya sudah kaku saat kita bawa ke RS Teratai Kampungbaru, namun nyawanya tak tertolong,” pungkas Yunus. [ded]

Apa Pendapat Anda?