Home / BISNIS / Bank DBS Indonesia dan Manulife Kerjasama Tiga Investasi Baru

Bank DBS Indonesia dan Manulife Kerjasama Tiga Investasi Baru


Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia, Kamis (8/4/2021) mengumumkan peluncuran tiga alternatif dana investasi terbaru untuk produk asuransi. Alternatif investasi baru ini menempatkan dana investasi pada instrumen pendapatan tetap dan saham. [foto dokumentasi]

EDISIMEDAN.com, JAKARTA – Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia melakukan kerjasama tiga alternatif dana investasi terbaru dalam memenuhi kebutuhan keuangan nasabah yang semakin berkembang. 

Tiga investasi baru tersebut adalah untuk produk asuransi unit link MiTreasure Ultimate Protection [MITUP], MiTreasure Optimax Protection [MITOP] dan MiWealth Protection [MWP], yaitu Manulife Dana Pendapatan Tetap Jangka Pendek Dolar (MDPTJPD), Manulife Dana Ekuitas China Dolar (MDECD), dan Manulife Dana Ekuitas Teknologi Global Dolar (MDETGD).

Alternatif investasi baru ini menempatkan dana investasi pada instrumen pendapatan tetap dan saham.

“Kami senantiasa memenuhi kebutuhan nasabah sesuai dengan portfolio investasi mereka. Nasabah dan keluarga Indonesia memiliki kesempatan untuk merencanakan serta melakukan diversifikasi aset investasinya melalui ketiga pilihan dana investasi baru yang telah tersedia pada produk asuransi mitra kami, Manulife Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Paulus Sutisna dalam siaran persnya hari ini, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga:  Kinerja Semakin Baik, Aset Bank Mandiri Syariah Tembus Rp 100 Triliun

Hal senada disampaikan Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Ryan Charland. Ia menyebutkan, ada kebutuhan yang kuat di antara masyarakat Indonesia akan perlindungan finansial, terutama untuk jangka panjang.

Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Ryan Charland

“Kami mendengarkan nasabah kami dengan seksama dan menanggapi kebutuhan itu. Bersama Bank DBS Indonesia, kami berinovasi dan menawarkan pilihan investasi baru bagi nasabah untuk memberikan ketenangan pikiran. Dengan tiga pilihan investasi baru, nasabah dan keluarga Indonesia dapat menikmati kesempatan untuk memaksimalkan perencanaan keuangan mereka,” ujar Charland.

Dijelaskannya, Manulife Dana Pendapatan Tetap Jangka Pendek Dolar (MDPTJPD) menempatkan dana investasinya pada obligasi pemerintah Indonesia dengan tenor pendek dan memiliki strategi pengelolaan yang mengedepankan stabilitas serta menjaga tingkat volatilitas.

Manulife Dana Ekuitas Teknologi Global Dolar (MDETGD) dan Manulife Dana Ekuitas China Dolar (MDECD) mengalokasikan dana investasinya pada instrumen saham.

Baca Juga:  DPLK Manulife Gencar Sosialisasikan Dana Pensiun Bagi Pemberi Kerja

MDETGD menawarkan potensi pertumbuhan dari saham-saham di sektor teknologi yang berkembang secara pesat dengan semakin luasnya pemanfaatan dan penerapan teknologi masa depan, seperti 5G, electric vehicle, artificial intelligence, cloud computing, dan internet of things.

Manulife Dana Ekuitas China Dolar (MDECD) memberikan peluang bagi para nasabah untuk menikmati peluang dari laju transformasi ekonomi China, dengan berinvestasi di pasar modal China, di tengah ‘new economy’ China yang berpotensi diuntungkan dari tren digitalisasi, urbanisasi, peningkatan konsumsi, automasi, dan layanan kesehatan.

Ekonomi China telah berkembang pesat dan menjadikan negara ini sebagai negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Dengan tren pertumbuhan saat ini, ekonomi China diperkirakan akan melampaui Amerika di tahun 2028.

Saat ini China berada pada fase transformasi ekonomi. Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi China mengandalkan sektor manufaktur, kemudian beralih menuju ekonomi yang lebih terkini dan inovatif sehingga mengandalkan sektor jasa sebagai motor pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga:  Jaminan Pensiun; BPJS Ketenagakerjaan Atau DPLK?

Peluncuran ini sekaligus memperkuat kemitraan DBS dan Manulife yang telah berlangsung sejak tahun 2016. Kemitraan Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia telah menghadirkan rangkaian produk, mulai dari unit link, asuransi jiwa hingga asuransi kesehatan. [red]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up