Begini Caranya Hindari Investasi Bodong

    13

    EDISIMEDAN.COM, MEDAN -Investasi bodong saat ini terus terjadi. Penawaran yang menarik dengan untung besar hingga menggunakan nama tokoh atau figur-figur terkenal membuat masyarakat percaya dan akhirnya tergiur dan tak jarang  menjadi korban.

    “Untuk menghindari investasi bodong. terapkan prinsip 2L, Legal dan Logis,” ujar Ketua Umum Satgas Waspada Investasi Ilegal, Tongam Lumban Tobing pada acara Sosialisasi Waspada Investigasi di Hotel Cambridge Medan, Kamis (5/9/2019).
    Legal dijelaskan Tongam memiliki lembaga, produk dan agen penjual efek yang jelas dan terdaftar di OJK. Sementara Logis artinya memberikan keuntungan dalam waktu yang logis, jangka waktu tertentu dan masuk akal bukan waktu yang singkat.
    “Karakteristik investasi bodong lebih menggoda dibanding investasi legal. Biasanya memberikan keuntungan yang besar tapi tidak masuk akal karena diterima dalam waktu yang cepat,” katanya.
    Bahkan ironisnya, ada yang memakai foto Bupati atau tokoh masyarakat supaya calon investornya percaya. “Fotonya ditampilkan, biar makin percaya, padahal cuma foto bareng aja. Harus hati-hati,” katanya.
    Menurutnya, penawaran investasi ilegal cukup marak saat ini karena adanya kemudahan membuat aplikasi dan mudahnya situs teknologi informasi dan masihnya banyaknya masyarakat tergiur dengan investasi yang memberikan imbalan bunga tinggi. Dan ini terjadi juga karena tidak seimbangnya dengan pengetahuan yang dimiliki masyarakat dengan investasi bodong ini “Untuk itu, kita terus mendorong masyarakat untuk terus hati-hati, karena itulah kita terus sosialisakan,” ujarnya sembari mengatakan anggota Satgas Waspada Investasi terdiri dari 13 kementerian dan lembaga.(Mahbubah Lubis)

    Apa Tanggapan Anda?