Home / KESEHATAN / Belajar Tidak Tatap Muka Berefek Negatif Bagi Psikologi Anak

Belajar Tidak Tatap Muka Berefek Negatif Bagi Psikologi Anak


EDISIMEDAN.com, MEDAN-Keputusan pemerintah untuk membuka kembali sekolah tatap muka pada tahun 2021 ini diundurkan kembali. Harapan para anak didik untuk belajar dikelas, berinteraksi dengan guru dan teman-temannya pun hanya tinggal harapan.

Panjangnya belajar tidak tatap muka ini ternyata berefek negatif bagi anak. Seperti yang dikatakan psikolog dari Universitas Medan Area ini, Indah Kemala Hasibuan, M.Psi yang saat ini juga menjabat sebagai kepala Litbang di Rumah Sakit dr.Pirngadi Medan pada Selasa (26/1/2021)

“Banyak sekali efek yg akan terjadi salah satunya berkurangnya interaksi sosial para anak bahkan ini juga ada efek jangka panjang yang harus kita pikirkan,” kata Indah Kemala

Disebutkannya salah satu fungsi sekolah selain tempat belajar mengajar, sekolah juga merupakan tempat bermain dan berinteraksi anak satu dengan lainnya.

Baca Juga:  Cegah Stunting, BKKBN Tingkatkan Kapasitas PRO PN 1000 HPK dan Mitra Kerja

Dengan ditiadakannya belajar tatap muka itu dikatakan Indah Kemala, maka kegiatan yang penting untuk tumbuh kembang anak secara psikologis berkurang.

“Dan yang terpenting mereka belum terbiasa belajar via online. Bisa dibayangkan akan seperti apa generasi penerus kita nanti, Usia bertambah, Badan bertambah, tapi pengetahuan berkurang, engga usah munafik kita, belajar pake tatap wajah aja bisa engga lulus apalagi online,” ucap Indah Kemala.

Lanjutnya, apalagi kaum Ibu tidak sama seperti guru di sekolah yang saat ini otomatis mereka jadi guru untuk anaknya yang notabene mereka bukan guru yang dipastikan hasilnya kurang memuaskan

“Bagi seluruh ibu-ibu atau orang tua se Indonesia, saya menghimbau agar lebih berkorban demi anak-anak kita masing-masing harus meluangkan waktu yang lebih dari biasa. Perhatikan mereka sewaktu belajar online tadi, bila perlu ikut belajar agar lebih mengetahui tentang pelajaran anaknya,” tegasnya.

Baca Juga:  1 Peserta Gagal Khitan, Akhirnya Tuntutan Abdul Majid Dapat Diwujudkan Sang Ayah

Indah Kemala mengharapakan ini harus dipikirkan permerintah. Meski ia tidak menampik bahwa menjaga kesehatan penting namun kebutuhan belajar juga harus dipikirkan, harus sejalan. (bd)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up