Home / BISNISNEWS / BI Sumut Temukan 866 Lembar Uang Palsu

BI Sumut Temukan 866 Lembar Uang Palsu


EDISIMEDAN.com, MEDAN- ‎Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) ‎Sumut menemukan ratusan uang palsu (upal) beredar ditengah masyarakat Sumut. Dalam kurun waktu dua bulan belakangan ini saja, BI menemukan 866 lembar uang palsu beredar di Sumatera Utara.

“Untuk di 2018 hingga Februari BI menemukan upal itu sebanyak 866 lembar di mana pecahan Rp100 ribu sebanyak 424 lembar dan Rp50 ribu sebanyak 431 lembar,” ucap Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut, Arief Budi Santoso, Rabu (14/3/2018).

Selain itu, Arief Budi Santoso ‎menjelaskan tidak ada hubungan tahun politik dengan maraknya peredaran uang palsu itu. Tapi, dia juga meminta masyarakat tetap berhati-hati dengan peredaran upal.

Jadi saya tidak setuju jika banyaknya peredaran uang palsu itu dikaitkan dengan Pilkada,” ucapnya.

Faktor maraknya peredaran uang palsu kata Arief, terjadi biasanya dimanfaatkan orang tidak bertanggungjawab dengan kekurangtahuan masyarakat tentang Rupiah.

Baca Juga:  Tingkatkan Produksi Petani, Mini Lab MA 11 Diresmikan Di Deliserdang

“Peredaran upal di masyarakat itu selalu ada kapanpun juga. Memang upal ini memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat tentang keaslian Rupiah,” ucap Arief.

Ia mengatakan bahwa peredaran upal juga memanfaatkan culture atau pola pikir masyarakat yang gampang diiming-imingi sesuatu. Sebagai contoh, misalnya menjual sesuatu yang harganya murah namun ditawar dan dibeli dengan harga yang lebih mahal dan itu harus diwaspadai.

“Kita sudah mengedukasi masyarakat untuk mengenali tanda-tanda keaslian Rupiah. Biasanya kita memanfaatkan kas keliling yang ada di pajak ataupun tempat lain untuk penukaran uang,” tutur Arief. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up