Bikin Miris, Pengakuan Wanita Yang Tega Buang Bayinya ke Sungai Deli

0
54
BAYI DIBUANG. Roswita mengaku sengaja menghanyutkan bayi yang baru dilahirkannya ke Sungai Deli karena tidak sanggup membiayai atau memberinya makan. [edisimedan.com/istimewa]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Polsek Medan Kota akhirnya berhasil mengungkap kasus bayi yang dihanyutkan di Sungai Deli. Mereka mengamankan Roswita Lase (28), warga Pantai Burung, Kelurahan Aur, Medan. Pelaku ibu kandung sang bayi.

loading...

Dari hasil pemeriksaan sementara, Roswita mengaku sengaja menghanyutkan bayi yang baru dilahirkannya ke Sungai Deli karena tidak sanggup membiayai atau memberinya makan.

“Alasannya sejak Agustus 2017 suaminya atas nama Berkat Syukur telah meninggalkannya,” jelas Kapolsek Medan Kota Martuasah Tobing, Sabtu (10/2/2018).

Kepada petugas, wanita itu mengaku ditinggalkan suaminya saat dia hamil. Sementara dia juga harus membiayai 2 anak mereka yang masih kecil.

“Selama ini dia menafkahi kedua anaknya dengan bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan di rumah makan,” jelas Martuasah.

Setelah melahirkan di Bidan Hj Ramini, Jumat (9/2) pagi, Roswita membawa bayinya ke tempat kosnya di kawasan Pantai Burung. Sekitar pukul 18.00 Wib, dia membungkus dan menghayutkan bayi ke Sungai Deli.

“Karena keterangan itu lah, tersangka diamankan setelah kita mendapat informasi mengenai keberadaannya di praktik bidan Hj Ramini, Jalan Multatuli, tadi pagi sekitar pukul 06.45 Wib,” tandas Kompol Martuasah Tobing.

Diberitakan sebelumnya, sesosok bayi laki-laki terbungkus plastik hitam ditemukan warga Kampung Pasiran, Kelurahan Hamdan, Medan, mengapung di Sungai Deli, Jumat (9/2/2018) malam. Awalnya, warga mengira bungkusan plastik itu berisi anak kucing.

Sontak, temuan bayi yang ditemukan dalam kondisi selamat ini menghebohkan warga sekitar. Diduga bayi tersebut sengaja dihanyutkan.

BACA SEBELUMNYA

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi itu pertama kali ditemukan warga mengambang di Sungai Deli. “Saat itu kami mendengar ada suara. Awalnya kami duga anak kucing dalam bungkusan hitam yang dihanyutkan,” kata Karan (18), warga setempat.

Karan dan warga lainnya kemudian turun ke tengah sungai dengan kedalaman hingga dada orang dewasa. Bungkusan plastik hitam itu dibawa ke tepi sungai. Ternyata isinya bayi laki-laki dibungkus kain bedung dan kain tilam yang masih berdarah.

Warga kemudian kemudian melapor kepala kepala lingkungan setempat. Mereka selanjutnya membawa bayi itu ke Bidan Ramini di kawasan Multatuli untuk pertolongan pertama. Saat ini si bayi masih dirawat warga setempat. [ska]

Apa Tanggapan Anda?