Home / SUMUT / BKKBN Sumut Salurkan APD ke IBI, Target 10 Ribu Masker Dan Handscoon

BKKBN Sumut Salurkan APD ke IBI, Target 10 Ribu Masker Dan Handscoon


EDISIMEDAN.COM, MEDAN- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada PD Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumut, pada Selasa (14/4/2020).

Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Temazaro Zega menyampaikan, sekaitan dengan wabah Covid-19 yang sedang dialami, pelayanan KB harus tetap berlangsung. Oleh karena itu menurutnya, tenaga pelayan provider khususnya bidan tentunya harus diberikan proteksi. 
Dikatakannya, Bantuan APD tersebut sendiri, terdiri dari 10 ribu unit masker dan 10 ribu handscoon, yang ditujukan untuk memproteksi para bidan, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Maka dari itu BKKBN berinisiatif membantu terutama kepada bidan mandiri, berupa bantuan masker dan handscoon untuk melindungi mereka ketika di lapangan,” ungkapnya.
Temazaro berharap, dengan ini kebutuhan pelayan KB bisa terpenuhi dan bidan terlindungi dari infeksi Covid-19. Apalagi ia mengaku khawatir, dengan banyaknya masyarakat yang bekerja dirumah, ditakutkan terjadi kelalaian dalam memenuhi alat kontrasepsinya.

Baca Juga:  Pemkab Karo Gelar Runggu Percepatan Penanganan Bencana Sinabung


“Sehingga kita takut kedepan, terjadi kehamilan tidak diinginkan yang akan membuat keluarga susah,” jelasnya.


Dalam kesempatan ini ia juga mengingatkan agar akseptor maupun calon akseptor yang membutuhkan pelayanan KB dapat menghubungi bidan, bila enggan ke rumah sakit karena terlalu banyak orang. Sebab, selain masker dan handscoon, sambung dia, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah alat kontrasepsi.


“Pemberian APD ini dalam rangka untuk pelayanan KB bagi IBI yang sudah menjadi mitra kerja BKKBN yang sangat berkomitmen dalam pelayanan KB kepada masyarakat,” pungkasnya.


Sementara itu, Ketua PD IBI Sumut Betty Mangkuji mengucapkan rasa terimakasihnya kepada BKKBN Sumut atas bantuan APD kepada bidan mandiri yang berpraktek di lapangan.


“Ini merupakan kehormatan bagi kami, karena BKKBN masih mengingat kami disaat wabah Covid-19 ini. Sebab kami sangat merasakan kekurangan dalam pengadaan APD,” terangnya.

Baca Juga:  Ketua TP-PKK Sumut dan Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Tinjau Pelayanan Sejuta Akseptor


Untuk itu ia mengimbau kepada para bidan agar terus meningkatkan pelayanannya, khususnya pada pelayanan KB. Karena, kata dia, wabah Covid-19 ini mengharuskan masyarakat untuk tetap tetap tinggal di rumah.


“Yang kita takut adalah dampak diakhir wabah dengab meledaknya kelahiran. Karenanya mari kita tingkatkan pelayanan kita dan jangan lupa lengkapi diri dengan APD,” tandasnya. (Mahbubah Lubis)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up