BNN Deliserdang Tetapkan MAN 2 Deliserdang Sebagai Sekolah Bersih Narkoba

    75

    EDISIMEDAN.COM, MEDAN- Badan Narkotika Nasional Deliserdang menetapkan sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Deliserdang sebagai sekolah Bersih Dari Narkoba (Bersinar). Ini ditetapkan pada Sabtu (3/8/2019) di halaman sekolah MAN 2 Deliserdang.

    Dalam kesempatan itu, Kepala BNN Deliserdang, AKBP Safwan Khayat mengatakan di tahun 2019 ini pihaknya memiliki program dalam hal memberantas narkoba. Diantaranya program kami mencanangkan desa bersih narkoba dan juga sekolah bersih narkoba. “Alhamdulillah kami di Deliserdang sudah ada 5 desa bersih narkoba. Sekarang kami mengembangkan sayap yaitu sekolah bersih narkoba,” katanya.

    Safwan juga mengatakan pihaknya sengaja datang ke sekolah MAN 2 Deli Serdang ini karena pihaknya ingin mengetahui dan memastikan sekolah-sekolah juga harus bersih narkoba, oleh karenanya ia masuk ke MAN 2 Deliserdang untuk melakukan tes urin terhadap pelajar.

    “Kita ambil sampel secara acak dan Alhamdulillah dari pengecekan dilapangan tidak satupun yang positif narkoba,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan itu ia juga menegaskan di hadapan para siswa bahwa BNN bertekad agar sekolah MAN 2 Deliserdang dan sekolah lainnya akan dibina dan akan dijadikan sekolah percontohan di Sumatera Utara (Sumut) menjadi sekolah Bersinar, sekolah yang benar-benar bersih dari narkoba.

    “Kami akan membentuk relawan disini dan tetap melakukan pengawasan ini juga tetap berkordinasi dengan sekolah ini dan memastikan sekolah ini Kedepan adalah sekolah yang bersih dari narkoba,” katanya.

    Lanjutnya jika pihaknya menemukan ada pelajar positif menggunakan narkoba, pihaknya sebelumnya melakukan tes narkoba terlebih dahulu untuk memastikan si anak menggunakan narkoba jenis apa selanjutnya melihat apakah si anak pemakai pemula atau berat.

    “Jika dia pemakai pemula kita akan bina secara rawat jalan namun jika pemakai berat kami akan melakukan rawta inap terhadap pelajar yang bersangkutan,” tegasnya.

    Di Sumut diakuinya banyak terdapat remaja pengguna narkoba. Rata-rata merupakan anak putus sekolah namun kalau dari kalangan pelajar jumlahnya masih kecil. “Namun kedepan kami akan terus menjadikan sekolah-sekolah menjadi sekolah bersinar,” paparnya.

    Di Sumut remaja pengguna narkoba berkisar 20 persen. Ini bukan sekolah pertama yang kami masuki tetapi ini akan menjadi sekolah bersinar. Adapun kegiatan program sekolah bersinar itu yakni memberikan motivasi kepada pelajar tentang persoalan kehidupan, mengingatkan bahaya narkoba, mengajari menghindar dari Maslah narkoba dan selanjutkan akan menjadi pelajar sebagai orang yang peduli terhadap permasalahan narkoba.

    Tuan rumah, Kepala sekolah MAN 2 Deli Serdang, Burhanuddin Harahap mengaku sangat senang karena BNN Deliserdang menyatakan sekolah MAN 2 Deli Serdang bersih dari narkoba dan menjadikan sekolah itu sebagai sekolah bersinar.

    “Sesuatu yang bagus menurut saya sebab secara nasional persoalan narkoba ini sudah musuh utama bagi bangsa Indonesia yang membuat generasi kita hancur, kalau memang BNN memulai dari sekolah- sekolah saya pikir menjadi sebuah gerakan Nasional bahwa seluruh siswa itu disebut bebas dari narkoba,” katanya.

    Untuk mengantisipasi agar narkoba tidak masuk ke lingkungan sekolah MAN 2 Deli Serdang ia membentengi siswanya dengan melakukan kegiatan positif seperti Tahfidzul Qur’an, melakukan kegiatan keagamaan sholat berjamaah dan membaca Al-Qur’an non stop selama siswanya belajar di MAN 2 Deli Serdang,” katanya.

    Hal ini juga dikatakannya merupakan sesuatu kekuatan yang luar biasa karena menurut ajaran agama Islam dikatakanya apabila kita berpegang teguh dengan Al-Qur’an dan Hadist maka seluruh permasalahan kehidupan akan di jamin oleh Allah SWT akan keselamatan. Apalagi narkoba dikatakannya persoalan kecil yang dapat diberantas dengan kegiatan membaca Al-Qur’an.

    “Saya sangat berterimakasih kepada bapak Safwan khayat telah memberikan kepedulian terhadap program-program positif di MAN 2 Deliserdang,” paparnya.

    Hadir juga Staf Balaipom MUI Medan, Amhar Nasution, ia mengatakan sekolah merupakan Wiyata Mandala tentu dijadikan sebagai pilot projek untuk membimbing anak-anak. Dimana sekolah Dikatakannya mempunyai kekuatan.

    Yang pertama kekuatan terhadap pengaruh narkoba. Mereka inikan masyarakat ilmuan mereka nanti mewariskan ilmu ini dalam konsep kehidupannya dimasa akan datang.

    “Apapun ceritanya mereka ini adalah generasi yang kita siapkan menjadi pemimpin negara tentunya mereka harus bebas narkoba dan bebas dari kejahatan konvensional,” ungkapnya.

    Lanjutnya lagi, saat ini remaja diganggu oleh judi online, pornografi, pornoaksi apalagi diganggu oleh cybercrime. Sehingga perlu mendapat perhatian dan motivasi-motivasi yang kuat.

    Sementara itu, kegiatan ini dimeriahkan dengan gordang sambilan dan para siswa dan siswi MAN 2 Deliserdang tampak serius dan gembira didatangi oleh pihak BNN. (Mahbubah Lubis)

     

    Apa Tanggapan Anda?