Home / MEDAN TODAY / Bobby Nasution Instruksikan Camat Bawa Warga Positif Covid-19 ke Isoter

Bobby Nasution Instruksikan Camat Bawa Warga Positif Covid-19 ke Isoter


EDISIMEDAN.com,MEDAN-Sebagai upaya untuk terus menekan penyebaran Covid-19, Wali Kota Medan Bobby Nasution menginstruksikan kepada seluruh camat  agar warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 supaya  menjalani isolasi di tempat isolasi terpadu (isoter) yang telah disediakan Pemko Medan yakni Ex Hotel Soechi Jalan Cirebon dan Gedung P4TK Jalan Setia Budi Helvetia. Selain mencegah menularkannya kepada yang lain, penanganan terhadap warga yang positif itu pun bisa lebih maksimal dilakukan.

Dalam mengajak masyarakat yang positif Cobid-19 untuk menjalani isolasi di isoter, Bobby Nasution menekankan kepada camat agar melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis kepada warga sehingga mereka mau. Kemudian para camat juga diminta untuk lebih pro-aktif membawa warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 ke  tempat isoter sebagai langkah untuk mencegah penularan.

Dikatakan Bobby Nasution,  penanganan dan pengawasan akan lebih efektif jika warga yang positif Covid-19 dirawat di tempat isoter dari pada menjalani isolasi mandiri di rumah sendiri. Meski pun Kota Medan telah turun level, tapi Bobby Nasution tidak akan menurunkan pengawasan dan kontrol. Untuk mendukung itu, ia pun menginstruksikan  seluruh camat harus bekerja dan terus melakukan pemantauan di wilayahnya masing-masing.

Baca Juga:  Diusulkan Jadi Gubsu Definitif, Tengku Erry Nuradi Dilantik Jumat

Selain itu orang nomor satu di Pemko Medan ini,  menekankan kepada seluruh camat  harus memiliki  data nama dan alamat warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 guna mempermudah  membawa warga tersebut ke isoter. “Para camat juga harus  melakukan monitoring dan memberikan laporan penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing,” kata Bobby Nasution baru-baru ini.

Langkah  Bobby Nasution dengan memberikan camat tugas baru agar lebih pro-aktif antar warga positif ke isoter dengan menggunakan cara pendekatan persuasif dan humanis mendapat dukungan dari Guru Besar Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara Prof Dr R Hamdani Harahap MSi.

“Upaya Pak Wali dengan menugaskan camat untuk lebih  pro aktif mengantar warga yang positif Covid-19 ke isoter guna menekan penyebaran Covid-19 patut diacungi jempol. Disamping itu terus melakukan  3T  yakni testing, tracing dan treatment, sebab sama pentingnya dengan melaksanakan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan),” jelas Hamdani

Baca Juga:  Pjs Wali Kota Ikuti Rapat Dengan Kepala BNPB Atasi Covid-19

Selanjutnya, Hamdani mengapresiasi Bobby Nasution yang telah minta  camat untuk melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis untuk mengajak warga agar mau menjalani isolasi di tempat isoter karena merupakan tindakan yang paling tepat.

“Memang pendekatan yang dilakukan kepada masyarakat yang terjangkit Covid-19 haruslah persuasif dan humanis, bukan dengan pendekatan razia dan masuk isoter,” ungkapnya.

Ditambah lagi langkah Bobby Nasution dengan tidak menurunkan pengawasan dan kontrol meski Medan turun level PPKM 2, menurut Hamdani merupakan langkah yang cukup bagus. Sebab, penyadaran harus terus menerus dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19. Oleh karenanya Hamdani sangat mendukung melihat Bobby Nasution kini semakin gencar melakukan pengawasan.

“Saya berharap Pak Wali jangan kendur dalam melakukan pengawasan sehingga penekanan penyebaran Covid-19 dapat terus dilakukan. Walaupun Kota Medan  sudah level 2 ,  tapi harus tetap siaga menerapkan protokol kesehatan 3M dan memperluas cakupan vaksin,” harapnya.(red)

Terkait


Berita Terbaru