Home / NEWS / Bobby Nasution Kunjungi Industri UMKM Markisa Noerlen

Bobby Nasution Kunjungi Industri UMKM Markisa Noerlen


Tokoh muda dan juga pengusaha asal Kota Medan, Bobby Afif Nasution foto bersama pemilik gerai Markisa Noerlen, Rachmi Novianti dan para wisatawan yang mengunjungi sentra pusat oleh-oleh sirup Markisa Noerlen itu di Jalan Sei Tuan, No 7, Medan, Kamis (27/12/2019). [istimewa]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Tokoh muda dan juga pengusaha asal Kota Medan, Bobby Afif Nasution mengunjungi salah satu sentra pusat oleh-oleh sirup Markisa Noerlen di Jalan Sei Tuan, No 7, Medan, Kamis (27/12/2019).

Bobby Nasution sengaja mampir ke salah satu tempat wisata kuliner Markisa Noerlen yang selama ini sudah dikenal para wisatawan lokal maupun mancanegara. Markisa Noerlen sendiri memproduksi sirop berbahan dasar markisa dengan cita rasa khas manis asam serta dikemas dalam botol.

Di sini Bobby diterima pemilik gerai Markisa Noerlen, Rachmi Novianti dengan ramah. Bahkan Rachmi Novianti yang akrab disapa Mimi, mengajak ayah satu anak itu berkeliling ke setiap bagian dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Tak lupa perempuan berusia 50 tahun itu, menjelaskan sejarah berdirinya industri rumahan yang dapat menghasilkan sirop bercita rasa khas yang menjadi oleh-oleh khas Sumatera Utara. Sekaligus memperlihatkan cara mengolah markisa kepada Bobby Nasution dengan apik sebagai tradisi turun temurun.

Menurutnya, bisnis Markisa Noerlen awalnya dirintis ibundanya bernama Noerlen sejak tahun 1985.

Baca Juga:  The Right To Be Forgetten dalam UU ITE Menguntungkan Siapa?

“Saya melanjutkan dan mengembangkan bisnis ini. Pada masa itu markisa berlimpah dan gampang didapat, tidak seperti sekarang markisa sulit didapat,” ujarnya di Rumah Markisa Noerlen.

Kini Rachmi Novianti melanjutkan perjuangan ibundanya dengan menjadikan Markisa Noerlen bukan hanya sentra penjual oleh-oleh khas asal Kota Medan, tapi juga memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat sekaligus sebagai pusat edukasi dan pariwisata.

“Untuk meningkatkan program wisata edukasi Markisa Noerlen, kami bekerjasama dengan pihak-pihak terkait baik itu dari pemerintah maupun elemen swasta seperti pihak travel agen di Kota Medan, termasuk pihak sekolah-sekolah dari tingkat SD hingga SMA,” ujar Rachmi.

Untuk kegigihan usaha rumah tangga ini, industri UMKM Markisa Noerlen meraih penghargaan Medan Tourism Award 2017 dalam kategori Pengusaha Pangan Lokal Terbaik kepada Noerlen Sirup Markisa dari pemerintah Kota Medan.

Dalam kesempatan itu, Rachmi Novianti menitip pesan kepada Bobby, yang disebut-sebut akan maju menjadi calon Wali Kota Medan periode 2020-2025, agar memprioritaskan UMKM sebagai sektor penggerak ekonomi di Kota Medan.

Baca Juga:  Ratusan Penjual Kartu Seluler Demo DPRD Sumut Bawa Keranjang Mayat

“Saya berharap sektor UMKM jangan hanya dijadikan pajangan dan dimanfaatkan dalam jangka pendek semata. Keinginan kami tidak muluk-muluk kok, bukan juga melulu soal bantuan dana, tapi hendaknya dirangkul dan difasilitasi agar produk UMKM di Kota Medan bisa dikenal lebih luas sampai ke luar negeri,” harap Rachmi.

Harapan Rachmi Novianti itu diamini pengusaha travel Quality Journey, Karta dan istrinya Silva yang kebetulan berada di tempat tersebut. Menurutnya, pembinaan terhadap pengusaha UMKM akan sangat membantu peningkatan kunjungan wisata di Kota Medan.

“Sebenarnya hampir setiap hari ada 30-an bus wisata yang membawa wisatawan asing di Kota Medan ini. Tapi kadang kami kebingungan membawa wisatawan itu berkeliling Kota Medan. Padahal mereka membawa uang untuk dibelanjakan,” ujar Karta.

Pada kesempatan itu, Bobby Nasution mengaku bangga dengan konsep wisata edukasi yang kini dikembangkan Markisa Noerlen. Menurutnya, apa yang dilakukan Rachmi Novianti sangat bagus karena menggabungkan kegiatan wisata dengan muatan pendidikan di dalamnya.

Baca Juga:  Seluruh Daerah Diharapkan Miliki Desa Wisata

“Saya rasa program wisata edukasi sudah saatnya bisa dikembangkan sehingga generasi milenial bisa lebih mengenal dan mencintai produksi lokalnya sendiri,” kata Bobby.

Apalagi kata Bobby, dalam perekonomian, sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah ini tergolong kepada sektor riil yang memiliki daya tahan yang tinggi terhadap krisis global.

“Sektor UMKM membantu mempercepat laju pertumbuhan ekonomi suatu daerah karena sektor ini dipengaruhi kewirausahaa (entrepreneurship), yang banyak menyerap tenaga kerja. Satu hal lagi, kita punya sejarah, krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia pada tahun 1998 sudah cukup menjelaskan bagaimana sektor UMKM bertahan dari hantaman krisis,” ujar Bobby.

Bobby Afif Nasution saat berbincang santai dengan pemilik gerai Markisa Noerlen, Rachmi Novianti alias Mimi

Bobby berharap kedepannya, ada kolaborasi yang baik dengan semua pihak dalam pengembangan industri pariwisata.

“Kuncinya saya kira penting ada roadmap yang kongkrit mendatangkan wisatawan di Kota Medan. Salah satunya, bagaimana kolaborasi sektor kuliner UMKM dengan para pemangku wisata di Kota Medan, khususnya pihak travel dalam peningkatan wisatawan di Kota Medan,” demikian Bobby. [red]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up