Home / NEWSPOLITIK / Bukan Dicopot, JR Saragih yang Minta di Plt-kan

Bukan Dicopot, JR Saragih yang Minta di Plt-kan


Ketua Umum Partai Demokrat Soesilo Bambang Yudhoyono mengumumkan langsung pasangan JR Saragih dan Ance Selian sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Kabar JR Saragih dicopot dari jabatan Ketua Demokrat Sumut mengejutkan publik. Pasalnya, problem pelik yang diterima JR Saragih demikian bertubi-tubi, mulai dari dua kali dinyatakan KPU TMS, hingga dijadikan tersangka oleh Gakkumdu.

Kabar pencopotan tersebut langsung diklarifikasi JR Saragih. Menurut Bupati Simalungun itu, dirinya yang meminta agar posisinya sebagai Ketua Demokrat Sumut digantikan sementara oleh Pelaksana Tugas Sementara (Plt).

“Agar lebih fokus dahulu untuk menghadapi sengketa Pilkada dan tugas lainnya,” ungkap JR Saragih kepada sejumlah wartawan.

Penjelasan serupa juga disampaikan anggota Fraksi Demokrat di DPRD Sumut Ronny Reynaldo Situmorang. Menurutnya, JR Saragih tidak dicopot, melainkan di Plt-kan.

“Pak JR Saragih bukan dicopot, tapi di Plt kan. Kebijakan ini agar Pak JR Saragih bisa fokus mengikuti proses sengketa pilkada,” ujar Ronny, Rabu (21/3/2018).

Menurutnya, keputusan mem-Plt-kan Ketua Demokrat Sumut sudah sesuai AD/RT partai.

“Artinya, keputusan ini bukan berarti partai meninggalkan pak JR, tapi agar dia fokus pada perjuangannya, termasuk tuntutannya yang telah di-TMS-kan KPU dan belum mendapatkan keputusan dari PT TUN,” tutur Rony.

Seperti diberitakan, Herri Zulkarnaen ditunjuk untuk mengganti JR Saragih dari jabatan Ketua Demokrat Sumut. Menurut Herri, pihaknya akan menindaklanjuti keputusan DPP Partai Demokrat tersebut. [jrs]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up