Home / NEWSSUMUT / Bunga Bangkai Setinggi Hampir 3 Meter Tumbuh di Ladang Warga

Bunga Bangkai Setinggi Hampir 3 Meter Tumbuh di Ladang Warga


MEDAN, EDISIMEDAN.COM| Warga dihebohkan dengan penemuan bunga bangkai raksasa  yang tingginya hampir mencapai 3 meter di pinggir daerah aliran sungai.

Bunga bangkai atau lebih dikenal dengan sebutan Raflesia Arnoldi yang banyak ditemukan tumbuh di Provinsi Bengkulu dan Kota Bogor, ternyata juga didapati di Sumatera Utara.

Lokasi tersebut tepatnya di pinggir daerah aliran sungai Bukit Barisan, Desa Sibargot, Kecamatan Bilah Barat, Labuhanbatu, berjarak 390 kilo meter dari Kota Medan.

Ditemukannya bunga bangkai raksasa setinggi 2,7 meter ini sempat menghebohkan warga. Pasalnya jenis bunga tersebut belum pernah tumbuh di desa mereka.

Untuk melihat secara dekat, sebahagian warga terpaksa harus menutup hidung, karena aroma tak sedap seperti bau bangkai keluar dari dalam bunga.

Meski  keluar bau bangkai, tak sedkit juga warga yang penasaran melihat dari dekat mencoba mengabadikan dengan berfoto selfie. Karena menurut warga sekitar, bunga bangkai yang biasa dilihat di televisi, kini bisa dilihat langsung di desa mereka.

Gunawan Rambe, penemu bunga bangkai mengaku awalnya ia tidak mengetahui kalau bunga raksasa yang ditemukannya dipinggir sungai jenis bunga bangkai. Namun setelah memberi tahu ke warga, baru diketahui bunga tersebut jenis bunga bangkai, species bunga langka.

“Saya tidak nyangka ditemukan, ini kan hutan, ada ladang kita. Ternyata jumpa, memang aneh. Saya panggil anak saya, dan dia terkejut. Ya paling di tv lah melihatnya. Saya tidak tahu ini pohon apa, mereka bilang ini bunga bangkai, katanya tak pernah dari dulu ada bunga seperti ini,” ujar Gunawan.

Meski dari aroma bau bangkai dan ciri-ciri bunga sangat mirip bunga bangkai,  namun hingga saat ini warga masih belum mengetahui jenis bunga bangkai apa yang tumbuh di desa mereka.

Warga berharap pemerintah setempat segera mendatangkan tim peneliti untuk mengetahui jenis spesies dan cara merawat demi kelestarian tumbuhan langka tersebut. [bey]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up