Home / SUMUT / Bupati Karo Pastikan Jokowi Kembali Temui Pengungsi Sinabung

Bupati Karo Pastikan Jokowi Kembali Temui Pengungsi Sinabung


Siang ini Selasa (16/6/2015) Pukul 13.03 WIB, Gunung Sinabung terus beraksi. Foto dari desa Kandibata. [Foto: Valentino Ginting| @Vahlent22]

KARO| Bupati Kabupaten Karo, Terkelin Brahmana, mendapat konfirmasi akan kedatangan Presiden Jokowi untuk kembali mengunjungi pengungsi Sinabung hari ini, Selasa (16/6/2015). Informasi tersebut dia peroleh dari protokoler Istana.

“Saya ditelepon protokoler Istana, informasinya besok (Selasa-red), Pak Presiden akan ke Sinabung,” ungkap Terkelin Senin (15/6/2015) kemarin.

Hanya saja, pihaknya belum mendapat kepastian jadwal kedatangan Jokowi tersebut. Pemerintah Kabupaten Karo, imbuhnya, masih menggelar rapat guna mempersiapkan penyambutan Presiden di lokasi pengungsian.

“Soal jadwal saya belum tahu, ini masih persiapan untuk kedatangan presiden,” jelasnya.

Gelombang Pengungsi

Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi pengungsi Sinabung menyusul peningkatan status awas dan erupsi gunung Sinabung. Sampai hari ini, sebanyak 3.000-an warga dievakuasi ke empat posko di Kabupaten Karo.

Gelombang pegungsi akan berlanjut dalam beberapa hari kedepan. Pemerintah setempat kembali akan mengevakuasi 7.500-an warga di enam Desa yakni Desa Mardingding, Kuta Rakyat, Sigaranggarang, Kuta Gugung, Jeraya, Kuta Tengah, Lau Kawar.

Baca Juga:  Walikota Binjai HM Idaham,SH, Silaturahmi Dengan PERKASA Binjai

“Kami rencananya akan mengevakuasi lima sampai enam kampung lagi dalam beberapa hari mendatang, jumlahnya sekitar 2.500 penduduk,” ujar seorang perwira militer setempat, Asep Sukarna beberapa waktu lalu.

Diketahui, Gunung Sinabung aktif kembali pada tahun 2010, namun letusannya semakin meningkat pesat sejak awal Juni 2015. Sebelum letusan besar tahun 2010, Gunung Sinabung dalam keadaan tenang selama hampir 400 tahun lebih.

Pada akhir pekan lalu, letusan gunung dilaporkan semakin membesar. Pada Senin 15 Juni 2015 terdapat 28 muntahan yang mengeluarkan awan dan gas panas degan kecepatan tinggi ke lereng gunung.

Namun hingga saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun yang cedera akibat meningkatnya kegiatan Gunung Sinabung. [rez|okz]

Terkait


Berita Terbaru