Home / NEWSSUMUT / Bupati : Tuntutan Masyarakat Makin Besar, ASN Pemkab Karo Harus Peka dan Responsif

Bupati : Tuntutan Masyarakat Makin Besar, ASN Pemkab Karo Harus Peka dan Responsif


Bupati Karo Terkelin Brahmana memberikan pengarahan pada Diklat Revolusi Mental

EDISIMEDAN.com, KARO- Peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Karo merupakan salah satu prioritas utama program pembangunan Bupati Terkelin Brahmana sesuai dengan Nawa Cita dan Instruksi Presiden No 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental berkarakter bangsa Indonesia.

Tuntutan masyarakat semakin besar, ASN di lingkungan Pemkab Karo harus peka dan responsif. Selama ini masyarakat masih menemukan ASN dalam memberikan pelayanan dengan menunjukkan wajah yang tidak ramah, tidak pernah senyum, lambat, berbelit – belit dengan istilah bisa cepat urusan tapi diperlambat atau sebaliknya, padahal pelayanan tersebut merupakan tugas utama yang sudah seharusnya di lakukan pemerintah. Oleh karena itu, dibutuhkan Gerakan Revolusi Mental bagi ASN dalam berbagai bentuk pelaksanaannya untuk mengubah kondisi ini.

Hal itu dikatakan Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH saat membuka Diklat Revolusi Mental sebagai bagian dari komitmen Pemkab Karo untuk meningkatkan performa ASN agar memiliki karakter kuat, jujur dan beretos kerja tinggi, Kamis (24/5/2018) di Tongging Beach Hotel Jalan Tongging- Silalahi, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo.

Baca Juga:  15 Desa di Karo Dapat Sarana Air Bersih Sebesar Rp. 6 Miliar

Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, ada 5 (lima) Kabupaten/kota sebagai Role Mode (percontohan) diantaranya Kabupaten Ende (Provinsi Nusa Tenggara Timur), kota Surakarta (Jawa Tengah), Kabupaten Bau-Bau (Provinsi Sulawesi Tenggara), Surabaya (Jawa Timur) dan terakhir Kabupaten Karo (Sumatera Utara), jelasnya.

Menurut Terkelin Brahmana, revolusi mental pada hakikatnya merupakan upaya merubah pola pikir, sikap dan perilaku yang berorientasi pada kemajuan dan kemaslahatan umum. “Sebagai bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan performa ASN Pemerintah Kabupaten Karo, agar memiliki karakter kuat, jujur dan beretos kerja tinggi, pada hari ini dilakukan Diklat revolusi mental yang akan berlangsung selama empat (4) hari,” ujarnya.

Ketahuilah bahwa Diklat ini mempunyai urgensi strategis dalam misi pelayanan tugas pemerintahan, lebih dari pada itu, Diklat Revolusi Mental ini adalah merupakan media bagi saudara untuk melatih diri agar menjadi ASN yang lebih profesional, bertanggung jawab, bersih, dan berwibawa serta menjunjung tinggi kejujuran, kebenaran, dan keadilan dalam menjalankan tugas dan fungsinya, ujarnya.

Baca Juga:  UAS ke Sumut Galang Persatuan Umat Islam

Bupati Karo kembali mengingatkan beban tugas yang sudah menanti didepan mata serta tingginya tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang prima. “Ingatlah bahwa kedepan tugas-tugas kita semua akan semakin berat, tuntutan akan pelayanan publik dan pemerintahan yang bersih akan senantiasa meningkat. Oleh karena itu, kita semua dituntut untuk terus melakukan berbagai upaya guna meningkatkan kreativitas, kualitas, produktivitas dan inovasi yang tanpa henti,” harap Bupati Karo.

“Jangan sia-siakan kedatangan narasumber dari Lembaga Adminitrasi Negara (LAN RI) yang akan memberikan pelatihan Diklat Revolusi Mental ASN ini, dengan berlandaskan integritas, etos kerja dan gotong royong dalam memberikan pelayanan,” tuturnya.

Sementara narasumber dari LAN menjelaskan, dengan adanya Diklat Revolusi Mental ini, bukan hanya melahirkan ASN yang memberikan layanan yang berkualitas namun juga sebagai agen perubahan ASN di instansinya masing-masing. Selain itu, diharapkan, kewajiban negara dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas pada rakyat dapat tercapai.

Baca Juga:  DPRD Karo Setujui Penyerahan P3D Akbid Pemkab ke Kementerian Kesehatan RI

Pantauan wartawan, sebanyak 30 perserta lintas OPD diwarnai pemasangan bed kartu peserta diwakili Kepala Dinas Kesehatan dr Irna Safrina Meliala, dan Kasat Pol PP Hendrik Philemon Tarigan.

Hadir dalam Diklat tersebut Asisten 1 Pemerintahan Drs. Suang Karo-Karo , Asisten 3 Setdakab Karo. Mulianta Tarigan, S.SOS , LAN RI (Lembaga Adminitrasi Negara), para Kepala Dinas/Badan/Satuan dan Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) dr Arjuna Wijaya. [Anita]

Terkait


Berita Terbaru