Home / NEWSSUMUT / Buron Dua Tahun, Rekanan Proyek Dinas PU Tebingtinggi Diringkus di Lubukpakam

Buron Dua Tahun, Rekanan Proyek Dinas PU Tebingtinggi Diringkus di Lubukpakam


Ali Ombo, Direktur PT Sergai Putra diringkus oleh tim intelijen Kejaksaan Tinggi SUmatera Utara usai buron selama dua tahun. Terpidana dalam kasus korupsi proyek peninggian Jalan Pulau Sumatera, Lingkungan II sampai Lingkungan IV, Kelurahan Tualang, Tebingtinggi ini diringkus dari kediaman orangtuanya di Jalan Pembangunan, Lubukpakam, Deliserdang pada Minggu (1/7/2018).

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Ali Ombo, Direktur PT Sergai Putra diringkus oleh tim intelijen Kejaksaan Tinggi SUmatera Utara usai buron selama dua tahun. Terpidana dalam kasus korupsi proyek peninggian Jalan Pulau Sumatera, Lingkungan II sampai Lingkungan IV, Kelurahan Tualang, Tebingtinggi ini diringkus dari kediaman orangtuanya di Jalan Pembangunan, Lubukpakam, Deliserdang pada Minggu (1/7/2018).

“Dia buron sejak tahun 2016. dan selalu berpindah-pindah tempat. Terakhir informasi dari masyarakat menyebutkan dia berada di rumah orangtuanya di Pakam. Tim yang dipimpin langsung Asintel Kejati SUmut langsung menuju lokasi dan meringkus Ali Ombo,” ucap Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, Selasa *(2/7/2018).

Usai meringkus terpidana 4 tahun 6 bulan penjara itu, tim dari Kejati Sumut langsung membawanya ke Kejari Tebingtinggi. “Usai dilakukan proses administrasi, dia langsung dijebloskan ke Lapas Tebingtinggi untuk menjalani masa hukumannya,” urai SUmanggar.

Baca Juga:  Peringatan Harganas, Perwakilan BKKBN Sumut Targetkan Pelayanan KB Kepada 63.068 Akseptor di Seluruh Kabupaten/kota

Sebelumnya di tingkat Pengadilan Tipikor PN Medan, Ali Ombo dihukum 1 tahun penjara oleh majelis hakim yang diketuai oleh Robert Hendy. Padahal jaksa saat itu meminta agar ALi yang dalam proyek itu sebagai rekanan dihukum 5 tahun penjara.

Namun belakangan, ditingkat kasasi Mahkamah Agung, Hakim Agung menghukum Ali yang didakwa merugikan Rp 347juta dari total angggaran senilai Rp 1 miliar itu dengan 4 tahun 6 bulan penjara. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up