Cakar dan Tendang Kekasihnya, Mahasiswa Ini Meringkuk Dibui

65
Karena menganiaya pacarnya, EPRB (19) warga Jalan Budi Luhur Medan harus meringkuk di penjara. Penganiayaan itu berawal dari pertengkaran antara korban dan pelaku yang diketahui seorang mahasiswa di salah satu PTS di Medan.

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Karena menganiaya pacarnya, EPRB (19) warga Jalan Budi Luhur Medan harus meringkuk di penjara. Penganiayaan itu berawal dari pertengkaran antara korban dan pelaku yang diketahui seorang mahasiswa di salah satu PTS di Medan.

Berdasarkan informasi dihimpun, Senin (16/4), EPRB menganiaya YZ (19) di areal Universitas Sari Mutiara, Jalan Kapten Muslim, Medan, Selasa (10/4). Penganiayaan itu berawal Senin (9/4) malam, saat itu EPRB mengambil HP milik YZ warga Jalan Amal.

Keesokan harinya, sekitar pukul 11.00 Wib, EPRB datang ke kampus Universitas Sari Mutiara. Namun YZ tidak mau menemuinya.

“Korban tidak mau menjumpai pelaku karena dia takut, dosen masih berada di dalam kelas,” kata Kanit Reskrim Polsek Helvetia Iptu M Rian kepada wartawan, Senin (16/4/2018).

Setelah dosen keluar, EPRB langsung masuk ke dalam kelas dan menjumpai YZ. Dia langsung marah-marah dan membanting HP milik korban.

EPRB kemudian menampar YZ dan menumbuk dan mencakar wajahnya. Korban kemudian dibawa ke luar kelas lalu ditendang. Perempuan itu kesakitan dan menangis.

Jumat (13/4) sekitar pukul 08.30 wib, EPRB kembali bertemu demgan korban di depan gerbang kampus Universita Sari Mutiara. Karena korban tidak mau dipanggil, dia emosi dan marah dan langsung menampar pipi korban.

Akibat penganiayaan yang sudah terjadj berkali-kali itu, korban mengaku trauma dan ketakutan. Dia pun mengadu ke polisi.

“Atas kejadian itu korban merasa keberatan dan melaporkan ke Polsek Helvetia. Berdasarkan laporan itu, pelaku telah melakukan penganiayaan dengan cara menampar pipi kiri satu kali, meninju lengan kiri berulang kali, menarik kerah baju korban, meninju payudara kanan satu kali, mencubit perut kanan satu, menedang kaki kanan dan kiri korban berulang kali,” sambung Rian.

Laporan korban kemudian ditindaklanjuti polisi. Mereka mengamankan EPRB. Mereka juga menyita barang bukti HP milik korban.”Tersangka pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan,” tutup Rian. [ska]

Apa Tanggapan Anda?