Dalam Sehari, Kejatisu Ringkus Dua Buronan Korupsi

69
Dalam sehari, tim intelijen Kejaksaan Tinggi Sumut berhasil meringkus dua buronan perkara kasus korupsi. Operasi penangkapan dipimpin langsung Asintel Kejatisu, Leo Simanjuntak pada Minggu, (22/7/2018) kemarin. Direktur CV Karya Nusantara, Darmawan (kiri) dan Direktur CV ACL, Dodi Asmara (kanan)

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Dalam sehari, tim intelijen Kejaksaan Tinggi Sumut berhasil meringkus dua buronan perkara kasus korupsi. Operasi penangkapan dipimpin langsung Asintel Kejatisu, Leo Simanjuntak pada Minggu, (22/7/2018) kemarin.

Dua buronan yang diringkus itu yakni, Direktur CV ACL, Dodi Asmara tersangka Korupsi dalam kasus pengadaan alat peraga di Dinas Pendidikan Binjai yang merugikan negara sebesar Rp 800 juta pada tahun 2011. Dia diringkus di Hotel Grand Darussalam.

Kemudian Direktur CV Karya Nusantara, Darmawan terpidana kasus korupsi pengadaan sarana dan alat tangkap okan dan Udang TA 2014 di Distanla Kota Medan yang merugikan negara Rp 400 juta lebih. Darman ditangkap Jalan Seroja Gang Lentera, Kelurahan Sei Kambing, Medan.

Kasi Penkum Kejati Sumatera Utara, tersangka Dody Asmara sudah lima bulan DPO semenjak mangkir dari penyidik Pidsus Kejari Binjai. Dia diringkus saat selesai mengantarkan tamu. “Selama buron dia nyamar sebagai supir rental hotel,”sebut Sumanggar, Senin (23/7/2018).

Sedangkan Darmawan lanjut Sumanggar sudah 10 bulan mangkir dari panggilan penuntut umum karena keputusan sudah berkekuatan tetap ditingkat kasasi dengan hukuman 4 Tahun Penjara dan denda Rp 200 Juta atau digantikan kurungan badan selama enam bulan.

“Dimana untuk kasus ini, Darmawan tidak pernah memenuhi panggilan penuntut umum untuk melaksanakan eksekusi putusan ditingkat kasasi,” ucapnya.

Pada hari itu juga, kedua buronan itu langsung dijebloskan ke lembaga pemasyarakatan. [ska]

Apa Tanggapan Anda?