Home / BISNIS / DBS dan Manulife Jalin Kemitraan Asuransi Perbankan Berjangka 15 Tahun

DBS dan Manulife Jalin Kemitraan Asuransi Perbankan Berjangka 15 Tahun


JAKARTA| DBS Bank Ltd dan Manulife Financial Asia Limited, menjali kesepakatan distribusi asuransi perbankan berjangka waktu 15 tahun di tingkat regional yang mencakup empat pasar penting, yaitu Singapura, Hong Kong, Cina, dan Indonesia.

Kesepakatan tersebut ditandatangani, Rabu (8/4/2015) dan akan mulai berlaku pada 1 Januari 2016 dan memberikan manfaat yang signifikan kepada kedua belah pihak.

Siaran pers yang diterima edisimedan.com beberapa saat lalu menyebutkan, kemitraan asuransi jiwa perbankan yang baru ini akan menggabungkan layanan terdepan dari waralaba perbankan DBS dengan keahlian Manulife selaku pemimpin global dengan komitmen jangka panjang untuk Asia di bidang asuransi dan manajemen aset.

Di empat pasar tersebut, enam juta nasabah dari ritel, manajemen aset, dan basis nasabah UKM DBS yang besar dan berkembang, akan mendapatkan akses terhadap solusi asuransi jiwa dan asuransi kesehatan terbaik di kelasnya dari Manulife, melalui jaringan bank yang luas dengan lebih dari 200 cabang dan lebih dari 2.000 tenaga penjual profesional, serta melalui platform internet dan perbankan selulernya.

Baca Juga:  Perhotelan di Sumut Harus Beri Standar Pelayanan Internasional

CEO DBS, Piyush Gupta mengatakan, menjelang diresmikannya kesepakatan dengan Manulife, DBS melakukan proses yang komprehensif dalam pemilihan mitra asuransi, yang menarik minat yang tinggi dari sejumlah perusahaan asuransi multinasional terkemuka di Asia.

Proses ini mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk fokus pada pelanggan, keahlian, rekam jejak, serta potensi penciptaan nilai jangka panjang.

“Kami telah bekerja sama dengan Manulife Singapura, Hong Kong, dan Indonesia dan akan menjadi mitra asuransi perbankan utama bagi Manulife di Asia dan mitra asuransi perbankan terbesar secara global. Bersama, kami berharap dapat mengembangkan bisnis kami berlandaskan momentum yang kami telah capai dalam asuransi perbankan,” ujar Piyush Gupta.

Sementara Presiden & Chief Executive Officer Manulife, Donald A Guloien juga merasa bangga terpilih sebagai mitra asuransi perbankan DBS di empat pasar penting di Asia.  “DBS adalah institusi perbankan terdepan, dengan rekam jejak yang baik dan masa depan yang sangat cerah. Kami sangat memahami DBS, dan ingin menjadi bagian penting dari kesuksesan mereka sebagai grup layanan keuangan terkemuka di Asia,” ujarnya.

Baca Juga:  Manulife Catatkan Laba Rp 2,6 Triliun di 2018

Domenic Fuda, Deputy Group Head of Consumer Banking & Wealth Management di DBS menilai, kesepakatan berjangka waktu 15 tahun ini berlandaskan pada kemitraan yang sudah terjalin dengan DBS.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan Manulife. Kami melihat banyak peluang yang saling melengkapi untuk menyediakan beragam produk asuransi dan tabungan unggulan bagi nasabah kami, serta membantu individu dan keluarga meraih ketenangan melalui perlindungan kesehatan dan tabungan masa pensiun,” tuturnya.

Sementara Roy Gori, President & Chief Executive Officer, Manulife Asia menyatakan hal senada.  “Kekuatan dan visi DBS dan Manulife saling melengkapi, khususnya terkait kesamaan fokus kami dalam menyediakan pengalaman yang luar biasa bagi nasabah. DBS menawarkan kemampuan distribusi yang sangat menarik, basis nasabah yang luas, dan kemampuan asuransi perbankan yang sudah terbukti. Kami sangat gembira atas prospek untuk memperluas hubungan ini,” pungkasnya. [ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up