Home / BISNIS / Deli Serdang Mulai Budidayakan Cabai Merah Organik

Deli Serdang Mulai Budidayakan Cabai Merah Organik


EDISIMEDAN.COM, DELI SERDANG- Kelompok Juli Tani di Desa Sidodadi, Dusun Jogja, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang mulai membudidaya cabai merah organik. Dari 32 hektar tanaman cabai,  5 hektar digunakan untuk budidaya cabai merah organik.

“Ada sebanyak 105 petani yang tergabung dalam kelompok ini. Bahkan kelompok tani ini menjadi kelompok tani terbaik di Sumatera Utara (Sumut). Untuk lahan yang dikelola sebenarnya sebanyak 48 hektar dimana 32 hektar ditanam cabai merah dan 16 hektar ditanam padi,” kata Ketua Kelompok Juli Tani, Yareli ST pada acara peresmian mini lab dan panen cabai yang digelar Bank Indonesia bekerjasama dengan Pemprovsu, Senin (30/9/2019).
“Dari 32 hektar itu ada 5 hektar yang kita tanami cabai merah dengan cara organik. Kita akui memang masih sedikit tetapi sebab untuk merubah mindset petani ini agak susah. Karena untuk tanam organik ini membutuhkan waktu yang lama dan butuh perbaikan lahan. Apalagi saat di awal-awal tanam buahnya (cabai) menurun. Tetapi ternyata saat ini buah cabai merahnya meningkat dan di awal memang harus menurun dulu,” katanya pada Senin (30/9/2019).
Dikesempatan itu, Yareli mengatakan  semenjak menjadi klaster Bank Indonesia (BI) dan Pemkab Deli Serdang pada 31 Mei 2017 peningkatan hasil cabai cukup tinggi. Di tahun 2012 panen cabai hanya 10-12 ton perhektar, namun saat ini hasilnya sudah mencapai  16 ton cabai merah perhektar.
“Tanaman organik kita mulai disini sudah  sejak tahun  2017 lalu, dimana bisa mencapai 2 kg perpohon dengan bobot buah 115 per pohon,” katanya.
Lanjut Yareli ada 10 hektar tanaman cabai merah yang dipanen. Di mana dalam sehari bisa menghasilkan 6-7 ton cabai merah. Dan ditegaskan hasil panen petani itu dipasarkan di pasar tradisional di Deli Serdang umumnya dan juga di Kota Medan.
“Untuk harga cabai merah ditingkat petani saat ini Rp 35.000 per kilogram. Hasil panen dikumpulkan di Sub Terminal Agribisnis (STA) yang membantu kami dalam memasarkan cabai sehingga memutus mata rantai tengkulak. Jadi distribusi perdagangannya tidak panjang dan dengan adanya STA harga cabai merah juga jadi lebih menguntungkan untuk petani,” jelasnya.
Wakil Bupati Deli Serdang, M Ali Yusuf Siregar mengatakan Deli Serdang menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi budidaya komoditas salah satunya cabai merah. (Mahbubah Lubis)
Baca Juga:  BNI Syariah Permudah Milenial Miliki Hunian Lewat Program Tunjuk Rumah
Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up