Home / SUMUT / Deliserdang Penyumbang Terbesar Angka Putus Sekolah

Deliserdang Penyumbang Terbesar Angka Putus Sekolah


Peresmian Desa Vokasi di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Rabu (3/8/2016).

EDISIMEDAN.COM, MEDAN – Pemkab Deliserdang dan Dirjen Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Kemendikbud, gandeng LPM Unimed pada peresmian Desa Vokasi di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Rabu (3/8/2016).

Launching ini dilakukan di Balai Pertemuan Desa Denai Lama Kecamatan Pantai Labu. Hadir dalam acara itu,  Kasubdit Kesetaraan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI Dr Kastum MPd, Bupati Deliserdang yang diwakili Wakil Bupati Deliserdang H Zainuddin Mars.

Hadir pula Kepala LPM Unimed Dr Kustoro Budiarta ME, Camat Pantai Labu Ayub, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Deliserdang Wastiana Harahap, pimpinan SKPD, Kepala Desa Denai Lama Parnu dan pejabat lainnya.

Kasubdit Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Kastum Mpd menerangkan, ada 3 kategori desa yang terpilih menjadi desa vokasi yaitu, pertama di desa tersebut ada pejuang wanita, kabupaten lokasi desa tersebut memiliki angka putus sekolah dan desa tersebut penyumbang tenaga kerja terbanyak.

Baca Juga:  Gubsu: Perusahaan di Sekitar Danau Toba Abai Terhadap Lingkungan

“Desa Denai Lama terpilih menjadi Desa Vokasi karena Deliserdang merupakan penyumbang terbanyak angka drop out (putus sekolah),” tegas Dr Kastum dihadapan Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars dan para tamu undangan. Pernyataan Kastum ini pun membuat para tamu undangan tertunduk dan terdiam.

BACA JUGA
Gubsu: “Jangan Ada Anak Gagal Sekolah karena Tak Ada Biaya”

Meskipun begitu, Kastum berharap dengan adanya desa vokasi ini maka perekonomian masyarakat desa meningkat. “Desa vokasi ini merupakan kelanjutan dan terobosan program Gerakan Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan Marjinal (GP3M),” ujar Kastum.

Sementara itu Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Unimed Dr Kustoro Budiarta,  dalam paparan Programnya menyatakan bahwa,  LPM Unimed serius untuk melakukan pelatihan dan pendampingan terhadap masyarakatyang putus sekolah untuk dapat produktif dan dapat menjadi penopang perekonomian masyarakat desa, karena Kecamatan Pantai labu merupakan kecamatan yang sudah 2 tahun dibina oleh LPM Unimed.

Baca Juga:  Pajak Siborongborong Dibiarkan Kumuh dan Semrawut

Selain itu LPM unimed juga melakukan upaya untuk mendorong Desa Denai Lama menjadi “Kampung Digital” sehingga menjadi solusi bagi pemasaran secara online produk-produk yang dihasilkan oleh desa sehingga mampu  menembus pasar Internasional.

Hal ini akan berimplikasi langsung pada kondisi masyarakat yang tidak produktif menjadi masyarakat yang mapan secara ekonomi.

Dalam launching Desa Vokasi itu, Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars serta tamu undangan duduk lesehan di atas tikar dan ambal. Para tamu undangan pun disajikan jagung rebus, kacang rebus dan makanan khas desa lainnya.

Sementara kelompok ibu-ibu juga menjual produk makanan yang menjadi unggulan daerah terbuat dari hasil pertanian seperti dari buah melinjo dibuat menjadi emping, tepung melinjo, cake melinjo, brownis melinjo.

Buah pisang dibuat menjadi tepung pisang, bangkit pisang dan dodol pisang. Buah pepaya dibuat menjadi dodol pepaya, selai pepaya, manisan pepaya, saos pepaya. Serta hasil kerajinan plakat nama, hiasan lampu, keranjang miniatur sepeda motor.

Baca Juga:  Korban Dugaan Malpraktik, Anggi akan Dibawa Berobat ke Malaysia

Dalam launching ini, para tamu undangan dan masyarakat terlihat antusias membeli makanan dan kerajinan yang dipajang di atas meja yang ada di sekitar lokasi acara. [ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up