Demo Depan BPN, FRB Sumut Kritik Bagi-bagi Sertifikat Tanah ala Jokowi

172
Forum Rakyat Bersatu Sumatera Utara (FRB-Sumut) mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akhir-akhir ini sering membagikan sertifikat tanah. Kritikan ini mereka sampaikan saat berunjuk rasa di depan Kantor Wilayah Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jalan B Katamso, Kamis (12/4).

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Forum Rakyat Bersatu Sumatera Utara (FRB-Sumut) mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akhir-akhir ini sering membagikan sertifikat tanah. Kritikan ini mereka sampaikan saat berunjuk rasa di depan Kantor Wilayah Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jalan B Katamso, Kamis (12/4).

Menurut Rabualam, kordinator aksi, pembagian sertifikat itu adalah propaganda Jokowi.

“Bagi bagi sertifikat itu tidak penting untuk petani. Yang penting bagi kami adalah bagi-bagi tanah. Bagi petani yang penting mereka bisa bercocok tanam,” katanya.

Dalam aksinya di depan BPN Sumut, seratusan massa petani ini menuntut agar BPN segera menuntaskan kasus konflik sengketa lahan Eks HGU PTPN II yang sudah menahun . Bahkan massa menuding BPN terkesan lepas tangan atas kasus itu.

“Kepala BPN harus menyelesaikan rekonstruksi kasus Eks HGU PTPN II. Kalau tidak kepala BPN harus mundur,” kata Ketua FRB Sumut Rabualam Syahputra.

Konflik Eks HGU PTPN II memang sudah berlangsung sejak lama. Hingga sekarang konflik itu tidak selesai. Bahkan konflik kerap kali berujung pada kekerasan yang menimbulkan korban jiwa.

Rabualam juga mendapat informasi, bahwa Jokowi melalui Menteri BUMN, sudah meminjam dana Rp90 triliun, yang akan dipinjamkan, kepada para pengusaha asing perkebunaan, untuk mengambil alih tanah tanah PTPN Yang ada di Sumatera.

Massa meminta ganti rugi atas kerugian materil yang mereka alami karena penggusuran yang diduga dilakukan PTPN II.

“Secara moral kami minta, BPN, Kapolres Meminta maaaf kepada rakyat,” pungkasnya. [ska]

Apa Tanggapan Anda?