Home / NEWS / Di Medan, Pencurian Gardu Listrik Semakin Mengkhawatirkan

Di Medan, Pencurian Gardu Listrik Semakin Mengkhawatirkan


EDISIMEDAN.com, MEDAN- Kasus pencurian gardu listrik milik PT PLN di Medan sudah mengkhawatirkan. Maraknya pencurian gardu listrik itu juga menjadi salah satu faktor pemadaman listrik.Manajer PT PLN (Persero) Area, Medan Agus Trisusanto mengatakan, pencurian material telah berlangsung sejak Desember 2017. Pencurian itu pun semakin marak dan mengkhawatirkan dalam dua bulan terakhir."Setidaknya sudah ada 200-an gardu yang Materialnya di ambil orang tidak bertanggung jawab," jelas Agus, Senin (26/2/2018).Lokasi pencurian material gardu ini, kata Agus, tersebar di hampir seluruh wilayah operasional mereka. Namun yang paling banyak terjadi di area kerja Belawan, Medan Timur, Helvetia dan Medan Baru.“Selain pencurian material gardu seperti NT Fuse, orang yang tidak bertanggung jawab juga mencoba-coba mencuri kabel tanam kami,”pungkasnya.Aksi pencurian material maupun kabel tersebut, kata Agus, biasanya diketahui setelah pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang mengalami pemadaman listrik.“Biasanya kami mengetahuinya saat ada laporan padam pelanggan, padahal tidak adak kegiatan pemeliharaan disekitar sana. Saat kita periksa, ternyata ada perangkat yang hilang. Untuk itu, demi kenyamanan bersama, kami mohon kepada masyarakat yang tinggal di sekitar gardu PLN, jika ada orang-orang yang mencurigakan, tanpa identitas PLN yang jelas, mengutak atik Gardu PLN, segara bawa orang tersebut ke kepala lingkungan atau polsek terdekat," tuturnya.Agus mengaku, atas pencurian material gardu tersebut, pihaknya telah membuat laporan polisi ke Polrestabes Medan. Mereka pun berharap para pelaku segera ditangkap.“Sementara untuk antisipasi, kita akan merubah Master Key Gardu sehingga diharapkan tidak ada lagi pencurian material tersebut,”tandasnya. [ska]

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Kasus pencurian gardu listrik milik PT PLN di Medan sudah mengkhawatirkan. Maraknya pencurian gardu listrik itu juga menjadi salah satu faktor pemadaman listrik.

Manajer PT PLN (Persero) Area, Medan Agus Trisusanto mengatakan, pencurian material telah berlangsung sejak Desember 2017. Pencurian itu pun semakin marak dan mengkhawatirkan dalam dua bulan terakhir.

“Setidaknya sudah ada 200-an gardu yang Materialnya di ambil orang tidak bertanggung jawab,” jelas Agus, Senin (26/2/2018).

Lokasi pencurian material gardu ini, kata Agus, tersebar di hampir seluruh wilayah operasional mereka. Namun yang paling banyak terjadi di area kerja Belawan, Medan Timur, Helvetia dan Medan Baru.

“Selain pencurian material gardu seperti NT Fuse, orang yang tidak bertanggung jawab juga mencoba-coba mencuri kabel tanam kami,”pungkasnya.

Aksi pencurian material maupun kabel tersebut, kata Agus, biasanya diketahui setelah pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang mengalami pemadaman listrik.

Baca Juga:  Randiman Tarigan Emosi Ditanya Ikut Membagi Uang Suap Rp 60 M ke DPRD

“Biasanya kami mengetahuinya saat ada laporan padam pelanggan, padahal tidak adak kegiatan pemeliharaan disekitar sana. Saat kita periksa, ternyata ada perangkat yang hilang. Untuk itu, demi kenyamanan bersama, kami mohon kepada masyarakat yang tinggal di sekitar gardu PLN, jika ada orang-orang yang mencurigakan, tanpa identitas PLN yang jelas, mengutak atik Gardu PLN, segara bawa orang tersebut ke kepala lingkungan atau polsek terdekat,” tuturnya.

Agus mengaku, atas pencurian material gardu tersebut, pihaknya telah membuat laporan polisi ke Polrestabes Medan. Mereka pun berharap para pelaku segera ditangkap.

“Sementara untuk antisipasi, kita akan merubah Master Key Gardu sehingga diharapkan tidak ada lagi pencurian material tersebut,”tandasnya. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up