Diduga Lambat Ditangani, Ikan Lumba-Lumba Di Sungai Kualuh Mati.

50

EDISIMEDAN.COM, MEDAN: Ikan lumba-lumba yang sempat menghebohkan warga di Kabupaten Labuhan batu Utara, Sumatera Utara akhirnya ditemukan dalam keadaan mati dipinggir Sungai Kualuh pada Rabu (30/1/2019). Berdasarkan keterangan Dhani Arri Dalimunthe salah seorang Guru SMK pertanian Labura yang juga bermukim di Desa Sidua-dua Pinggiran Sungai Kualuh bahwa matinya ikan lumba-lumba ini diduga stres karena terlalu lama di dalam air tawar yang habitatnya adalah air asin.

“Ditemukan warga saat melintas, kemudian melihat ikan lumba-lumba tersebut sudah terdampar di pinggir sungai tepatnya tangkahan Pertapaan, dari dua ikan lumba-lumba yang ditemukan kemarin, hanya 1 mati yang ukuran besar, sedang yang kecil masih dilihat warga berenang-renang di sungai tersebut,” kata Dhani.

Dhani mengatakan, ikan tersebut sempat dua hari berenang-renang di sungai Kualuh, meski sudah heboh tidak ada dari pihak terkait, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Utara belum juga hadir dilokasi untuk melakukan karantina. Kehadiran BKSDA dilokasi dikatakan setelah satu diantaranya sudah menjadi bangkai.

Dilokasi ditemukan tewasnya ikan lumba-lumba ini, warga sangat kecewa karena lambannya penanganan ikan langka itu. (Mahbubah Lubis)

 

Apa Tanggapan Anda?