Diduga Langgar Aturan, Grab Terancam Denda Rp 25 Milyar

    68

    EDISIMEDAN.COM, MEDAN- Diduga melanggar aturan, Grab dan PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (PT TPI) terancam harus membayar denda senilai Rp 25 Milyar. Hal ini dikatakan Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah (kanwil) I pada Sabtu (13/7/2019)

    “Grab dan PT TPI diduga melakukan pelanggaran persaingan usaha tidak sehat. Kasus ini sudah masuk dan akan segera disidangkan dalam waktu dekat ini,” ujar Guntur Syahputra.

    Saat ini alat-alat bukti sudah cukup dan akan disidang dalam waktu dekat. Sehingga KPPU, akan segera menggelar persidangan di mana dalam proses persidangan KPPU akan panggil semua pihak dan nantinya menjadi kewenangan majelis komisi yang menyidangkan.

    Disebutkannya dalam persidangan nantinya apakah memberikan putusan bersalah dan atau tidak serta pengenaan dendanya jika terbukti bersalah.

    “Untuk sanksi dendanya bisa saja dikenakan hingga maksimum Rp25 miliar,” tegasnya.

    Adapun bentuk diskriminasi yang dilakukan Grab salah satunya yakni untuk order ada prioritas untuk driver yang TPI.

    “Seharusnya persaingan sehat baik driver yang ada di TPI dan mandiri memiliki peluang sama pada konsumen atau pengguna jasa. Jadi, penyelidikan itu sudah ada dari awal kita lakukan terkait ini,” tandasnya.

    Dijelaskannya TPI adalah perusahan yang menaungi beberapa driver (pengemudi) di mana driver grab itu ada di TPI dan mandiri. Grab memberi perlakuan diskriminasi terhadap driver mandiri sedangkan para driver di TPI mendapatkan prioritas (Mahbubah Lubis)

     

    Apa Tanggapan Anda?