Home / SUMUT / Dihantam Isu Rusak Ekosistem Danau Toba, Ini Kata Dirut TPL

Dihantam Isu Rusak Ekosistem Danau Toba, Ini Kata Dirut TPL


PARMAKSIAN| Direktur TobaPulp Juanda Panjaitan, SE membantah isu yang dilontarkan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mengenai kerusakan lingkungan Danau Toba disebabkan oleh TobaPulp. 

Menurutnya, isu tersebut telah beredar sejak perusahaan itu berdiri pada 1983 dan kenyataannnya tidak benar. Perusahaan tidak mungkin mencemari Danau Toba karena berada didekat aliran sungai Asahan dibawah Aliran Danau Toba.

“Kita berada di bawah dekat Sungai Asahan, sedangkan Danau Toba di atas dan jaraknya lebih kurang 7 km. Jadi tidak mungkin air mengalir ke atas. Dan isu negatif seperti ini sudah puluhan tahun yang lalu dilontarkan untuk membakar masyarakat,” ucap Juanda¬†saat menerima mahasiswa pertanian dan pecinta alam, serta Dosen Pertanian Universitas Simalungun (USI) Pematang Siantar.

Kunjungan yang dilakukan, Senin Pagi (22/7/2015) tersebut sekaligus merangkai aksi kegiatan penanaman dan penghijauan bersama dikawasan Arboretum (Hutan Mini) milik TobaPulp diaeral perbukitan didesa Banjar Ganjang Kecamatan Parmaksian Tobasamosir.

Baca Juga:  Tercatat Sudah 77.421 Orang Menderita ISPA

Menurut Juanda, meskipun momen kegiatan seperti terlihat kecil pelaksanaannya, namun pada dasarnya memiliki dampak yang sangat besar dikemudian hari. Sehingga menurutnya, lebih baik tidak saling menyalahkan dan menuding yang tidak benar tentang isu kerusakan Danau Toba. Tetapi mari bersama-sama memperbaiki kerusakan tanpa mencari kesalahan. Menurutnya, bersama kita pasti bisa mengatasi masalah ini.

Panjaitan yang didampingi sejumlah Manajer diantaranya Simon Sidabukke, Mangasi Sianipar juga berharap, adanya peningkatan kerjasama yang baik antara perusahaan, masyarakat dan mahasiswa demi terwujudnya perbaikan kawasan Danau Toba menuju Geopark Kaldera Toba. [ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up