Home / / Diimingi Uang, 4 Gadis Cilik Dicabuli Kakek

Diimingi Uang, 4 Gadis Cilik Dicabuli Kakek


Empat gadis cilik dicabuli seorang kakek berusia 52 tahun. Korban dicabuli dengan diiming-imingkan uang 5 ribu rupiah saat korban sedang berbelanja di kedai milik pelaku. Pelaku memegang kemaluan korban dan juga ada korban disuruh memegang kemaluan milik pelaku.

EDISIMEDAN.com, MEDANLABUHAN – Empat (4) orang gadis cilik dicabuli seorang kakek berusia 52 tahun. Korban dicabuli dengan diiming-imingkan uang 5 ribu rupiah.

Kakek tersebut bernama Adi warga Jalan Veteran, Gang Sekata, Pasar 8, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli.

Pelaku mencabuli korban saat korban sedang berbelanja di kedai milik pelaku. Pelaku memegang kemaluan korban dan juga ada korban disuruh memegang kemaluan milik pelaku.

Namun perbuatan pelaku akhirnya terbongkar setelah salah satu korban melaporkan kepada orangtuanya.

Kemudian orangtua korban Hendrik bersama istrinya menyambangi Mapolsek Medan Labuhan, Selasa (27/12/2016), guna melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialami anaknya.

BACA JUGA
Biadab!!! Istri Lagi Hamil, Suami Malah Cabuli Putri Sendiri

“Anakku yang beritau kalau kemaluannya telah dipegang oleh si Adi yang merupakan tetangga kami,” kata Hendrik saat berada di Polsek Medan Labuhan.

Baca Juga:  Warga Binaan Kabur, Lapas Tanjung Gusta Salahkan Minimnya Sipir

Adi mengatakan bahwa pelaku (Adi-red) setelah memegang kemaluan anaknya pelaku memberikan uang Rp 5 ribu.

“Bukan anakku saja yang dipegang kemaluannya tapi ada 3 lagi anak gadis cilik yang dipegang kemaluannya saat sedang beli di kedai milik pelaku,” ungkapnya.

Dia mengatakan perbuatan pelaku mencabuli anak-anak saat istrinya sedang tidak berada di rumah. “Dia melakukan saat dia sendiri yang menjaga kedai,” tambahnya.

Hendrik berharap agar pelaku segera ditangkap agar tidak terjadi lagi terhadap anak-anak didaerahnya. “Saya buat laporan agar pelaku segera ditangkap agar dia tidak mengulangi lagi terhadap anak-anak yang lain,” katanya.

Terpisah, petugas SPKT Polsek Medan Labuhan menyarankan agar diselesaikan di Desa melalui Polmas. “Selesaikan dulu melalui Polmas,” kata petugas. [faiz]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up