Home / BINJAI / SUMUT / Direktur PDAM Binjai Taufik Diperiksa 3 Jam Di Unit Tipikor Binjai

Direktur PDAM Binjai Taufik Diperiksa 3 Jam Di Unit Tipikor Binjai


Direktur PDAM Binjai meninggalkan Polres Binjai usai diperiksa selama 3 jam di unit tipikor Polres Binjai terkait pengadaan tawas

EDISIMEDAN.BInjai – Direktur PDAM Tirta Sari Binjai, Taufik akhirnya memenuhi undangan panggilan pemeriksaan penyidik Unit Tipikor Polres Binjai terkait dugaan tindak pidana korupsi atau penyimpangan pada pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2020, Senin (22/6) pagi.

Pemeriksaan ini berkaitan dengan kedatangan satu truck BK 9694 DU mengangkut 18 ton tawas yang sempat diperiksa Unit Tipikor Polres Binjai di Kantor Instalasi Pengolahan Air Bersih PDAM Tirta Sari di Marcapada, Jalan Gunung Sinabung, Kel. Tanah Merah, Kec. Binjai Selatan, kemarin.

Kedatangan Taufik ke Polres Binjai berkaitan dengan surat perintah penyelidikan Unit Tipikor Polres Binjai. Taufik tiba ke Polres Binjai tepat pada pukul 10.00 Wib pagi. Tercatat hampir 3 jam Taufik menjalani pemeriksaan sebelum akhirnya keluar pada pukul 13.00 Wib siang.

Kanit Tipikor Polres Binjai, IPTU Irvan R Pane saat ditemui wartawan enggan untuk memberikan keterangan terkait hasil pemeriksaan.

“Bukan kapasitas saya itu untuk ngasi keterangan, tanyakan saja langsung sama Kasubag Humas,” sarannya.

Baca Juga:  Fraksi PAN Dan Walikota LIRA Binjai Tinjau Proyek Makalona

Sementara itu Kasubag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Direktur PDAM Tirta Sari Binjai, Taufik terkait pengadaan tawas.

“Iya sedang diperiksa,” katanya.

Pun begitu, Siswanto mengaku belum mendapat informasi terkait hasil pemeriksaan. Sehingga belum dapat dipastikan apakah perkara ini lanjut ke tahap penyidikan.

“Belum tau lah kan masih diperiksa. Nanti kalau ada perkembangan pasti akan kita beritahukan ke teman-teman wartawan,” sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah personil Unit Tipikor Polres Binjai melakukan pemantauan terhadap 18 ton tawas yang didatangkan PDAM Tirtasari Binjai menggunakan Truck BK 9694 DU di Instalasi Pengolahan Air Bersih PDAM di Marcapada.

Pantauan di lokasi, satu persatu karung bertuliskan Alumunium Sulfate diturunkan dari dalam truck untuk selanjutnya dibawa ke dalam ruang penyimpanan di dalam kantor PDAM.

Baca Juga:  Man 2 Deliserdang Lakukan Terobosan Baru Dengan Bangun Pondok Tahfiz

KOMP2B Pertanyakan Kehadiran Ketua Komisi A DPRD Binjai

Ketua KOMP2B (Konsorsium Mahasiswa Pemuda Pelajar) Kota Binjai, Yudhi Pranata mempertanyakan kehadiran Ketua Komisi A DPRD Binjai, Hj. Emagata yang terpantau ikut mengantarkan Dirut PDAM Binjai Taufik memenuhi undangan pemeriksaan oleh penyidik Unit Tipikor di Polres Binjai, Senin (22/6) siang.

Dalam keterangannya, Yudhi Pranata menjelaskan sepengetahuannya persoalan PDAM merupakan tupoksi dari Komisi C Binjai. Sedangkan Komisi A DPRD Binjai membidangi salah satunya pemerintahan.

“Jadi apa kapasitas Ketua Komisi A DPRD Binjai ikut serta mengantarkan Dirut PDAM yang dipanggil menjalani pemeriksaan di Unit Tipikor Polres Binjai,” kata Yudhi yang juga aktifis HMI Sumut kepada wartawan.

Yudhi pun mendesak BKD (Badan Kehormatan Dewan) DPRD Binjai untuk memanggil Emagata terkait dugaan penyalahgunaan wewenang tugas dan fungsi.

Ketika berada di Polres Binjai, Yudhi melihat kedatangan Dirut PDAM Binjai Taufik didampingi Emagata bersama suaminya Eddy Aswari langsung naik ke Lantai II menuju ruang pemeriksaan. Mereka tiba di Polres Binjai tepat pada pukul 10.00 Wib.

Baca Juga:  Bergegas Jadi Lumbung Pangan, Bupati Taput Perbaiki Irigasi Jebol

“Setengah jam kemudian Emagata terpantau meninggalkan Polres Binjai dengan mengendarai mobil Juke warna putih,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Binjai Emagata saat ditemui wartawan terlihat gugup menjawab pertanyaan wartawan. Dia hanya mengiyakan kalau Dirut PDAM Binjai sedang diperiksa polisi terkait dugaan pengadaan tawas.

Usai diperiksa, Dirut PDAM Binjai Taufik terlihat turun dari Gedung Reskrim Polres Binjai dan langsung naik ke dalam mobil Alfard BK 1068 DV warna hitam. Sebelum akhirnya meninggalkan Mapolres Binjai.

Dalam wawancara cegat yang dilakukan wartawan, Taufik enggan untuk berkomentar ketika ditanya soal dugaan pengadaan tawas.

Sementara itu teman Direktur PDAM Binjai Eddy Asawari , ketika di tanya EDISIMEDAN.COM,menyebutkan bahwa Direktur adalah familynya. ” Family saya ,”ujarnya (op)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up