Dirkrimsus Poldasu : Kasus Dana Hibah KNPI Binjai 2017-2018, Nunggu Audit BPKP

74

EDISIMEDAN.COM,Binjai – Kasus dugaan penyelewengan Dana Hibah KNPI Kota Binjai Tahun Anggaran 2017-2018 senilai Rp 550 juta , akhirnya mulai menemukan titik terang setelah lama tidak bersedia menjawab, Direktur Kriminal Khusus Poldasu Kombes Roni Samtana bersedia memberikan jawaban konfirmasi media soal kasus KNPI Binjai Via Whatshapp pribadinya ,Selasa,(12/11)

” Penetapan tersangka akan dilakukan setelah pihak Dirreskrimsus Poldasu menerima hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan Pusat ,”kata Kombes Roni Samtana  menjawab konfirmasi wartawan Via Whatshapp

Sekedar diketahui kasus ini awalnya bergulir di Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Binjai dan pihak penyidik Tipikor Polres Binjai sudah memanggil dan memeriksa sejumlah OKP yang tergabung dalam KNPI Binjai yang kala itu di pimpin oleh Arief Rahman Nasutian

Kasus ini mencuat ke publik diduga akibat dualisme kepemimpinan KNPI di Kota Binjai. Satu KNPI Binjai lagi di pimpin oleh Rudi Iskandar Baros kala itu. Saat ini KNPI Binjai masih dualisme dengan pimpinan KNPI masing-masing Zimmy Sembiring dan Yudi Irawan.

Mirisnya kasus ini juga menyeret-nyeret pejabat tinggi di lingkungan Pemko Binjai. Bahkan mantan Sekdako Binjai inisial E Siregar juga menjalani pemeriksaan di Poldasu selain itu orang nomor satu di Binjai kabarnya juga sempat diperiksa.

Namun ada keanehan di kasus ini meski sudah lama bergulir pasalnya sampai saat ini pihak penyidik belum juga bisa menetapkan nama-nama tersangka. Akibatnya kemarin sejumlah mahasiswa kota Binjai menggelar aksi demo di Mapoldasu meminta pihak Poldasu mengusut tuntas kasus ini.

Terkait hal tersebut diatas sejumlah elemen masyarakat Binjai meminta pihak Poldasu untuk menuntaskan kasus ini.” Kasus ini harus di tuntaskan jika tidak terbukti hentikan penyelidikan dan jika terbukti umumkan nama-nama tersangka ,”kata Samsudin Damanik  (op)

Apa Tanggapan Anda?