Disdukcapil Kota Medan lakukan Pemusnahan E-KTP invalid

46
Kepala Disdukcapil Provinsi Sumatera Utara, Kepala Disdukcapil Kota Medan, Ketua KPU Kota Medan, Komisioner Bawaslu Kota Medan, Pamong Praja dan staff Disdukcapil sedang menyaksikan pemusnahan e-KTP invalid di halaman kantor Disdukcapil Provinsi Sumatera Utara (Kamis, 20/12/2018). [edisiMedan.com/dinda]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Pemusnahan E-KTP invalid dilakukan di halaman kantor Disdukcapil Provinsi Sumatera Utara, bersebelahan dengan Disdukcapil kota Medan pada pukul 18.00 wib. Pemusnahan E-KTP juga dihadiri oleh Ketua KPU Kota Medan, Bawaslu Kota Medan dan Pamong Praja (Kamis, 20/12/2018).

Kepala Disdukcapil Provinsi Sumatera Utara, Kepala Disdukcapil Kota Medan, Ketua KPU Kota Medan, Komisioner Bawaslu kota Medan, Pamong Praja serta staff Disdukcapil berfoto bersama sebelum melakukan pemusnahan e-KTP invalid. [edisiMedan.com/dinda]
e-KTP invalid merupakan e-KTP yang memiliki kesalahan dalam pengetikan nama, tanggal lahir, status pernikahan serta komponen lainnya yang tercatat di e-KTP dan telah diterbitkan e-KTP sebenarnya.

 

Pemusnahan e-KTP invalid dilakukan serentak di seluruh Indonesia hari ini. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan disaksikan bersama-sama. Total e-KTP invalid yang dimusnahkan di Provinsi Sumatera Utara tercatat mencapai 275.000 keping sampai hari ini.

“Sumatera Utara sudah melakukan pemusnahan E-KTP hari ini, dan tercatat seluruh E-KTP invalid yang dimusnahkan sejauh ini sebanyak 275.000 keping,” jelas Ismail Parenus Sinaga, Kepala Disdukcapil Provinsi Sumatera Utara.

Pemusnahan e-KTP invalid akan terus berlanjut melalui kegiatan Pemusnahan reguler.

“Pemusnahan e-KTP invalid akan terus berlanjut. Setelah Pemusnahan serentak, akan ada pemusnahan reguler oleh Disdukcapil daerah masing-masing. Pencatatan dan Pemusnahan e-KTP akan dilakukan setiap minggunya,” lanjut Ismail.

Selain dapat menghilangkan kecemasan atas e-KTP invalid tersebut, pemusnahan ini dapat membantu Bawaslu Kota Medan dan KPU Kota Medan dalam mencegah penyalahgunaan e-KTP invalid.

“Dengan dilakukannya pemusnahan e-KTP invalid sore ini, membuat 275.000 kemungkinan penyalahgunaan e-KTP invalid khususnya dalam Pemilu Serentak 2019 yang akan mendatang, terhapuskan,” jelas Muh Fadly S.Sos, Kordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Medan. [dnd]

Apa Tanggapan Anda?