Home / SUMUT / Ditampar Wanita dalam Mimpi, Motif Pria Asal Nias Tikam 10 Penumpang di Atas KM Belanak

Ditampar Wanita dalam Mimpi, Motif Pria Asal Nias Tikam 10 Penumpang di Atas KM Belanak


EDISIMEDAN.COM, GUNUNGSITOLI- Polisi Resort Nias melimpahkan kasus penikaman terhadap 10 penumpang Kapal Motor (KM) Belanak ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli. Pelaku Fatiziduhu Bu’ulolo alias Ama Roba bersama barang bukti telah diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Rabu (1/6/2016).

Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua melalui Ps Paur Humas Polres Nias Aiptu Osiduhugo Daeli yang ditemui di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Kamis (2/5/2016), membenarkan.

Menurut Osiduhugo, karena JPU menganggap berkas sudah lengkap, pelaku Fatiziduhu Bu’ulolo alias Ama Roba diantar dan diserahkan kepada JPU yang menangani perkara tersebut kemarin.

Tidak Ada Kelainan Jiwa
Disinggung mengenai kejiwaan pelaku, Ps Paur Humas memastikan, pelaku tidak memiliki kelainan jiwa. Pelaku telah menjalani observasi selama 10 hari di Rumah Sakit Bhayangkari, dan dokter memastikan pelaku tidak ada kelainan jiwa.

Baca Juga:  Aspphami Komit Penuhi Standar Mutu

“Semua korban selamat dan tidak ada yang meninggal dunia. Motif pelaku karena marah ditampar wanita dalam mimpi,” terang Osiduhugo.

BACA JUGA
Tragedi Berdarah di KMP Belanak, 10 Luka, 3 Kritis

Pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat 2 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Karena korban ada anak dibawah umur, pelaku juga dijerat dengan pasal 80 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. [BACA HALAMAN SELANJUTNYA–>]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up