Ditreskrimsus Poldasu Diminta Tetapkan Nama Tersangka Kasus KNPI Binjai

199
LSM For People Minta Poldasu Tetapkan Tersangka Kasus Dana Hibah KNPI Binjai 2016-2018 senilai Rp 550 juta.

EDISIMEDAN.COM,Binjai – Elemen masyarakat Binjai mulai resah dan galau terkait  lambatnya pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polisi Daerah Sumut (Poldasu ) dalam penanganan kasus dugaan Korupsi Dana Hibah KNPI Binjai tahun anggaran 2016-2018.

Lambannya kasus ini terungkap membuat masyarakat bertanya-tanya ada apa dengan pihak Ditreskrimsus Poldasu. Pasalnya sejak bulan Mei 2019 lalu pihak Ditreskrimsus Poldasu menyebutkan bahwa mereka akan melakukan gelar perkara kasus KNPI Binjai ini. Namun sudah 5 bulan berlalu tidak juga dilakukan gelar perkara kasus ini.

Mirisnya kasus ini menyeret orang nomor satu di Kota Binjai dan sejumlah pejabat  teras Pemko Binjai. Berdasarkan data yang dikumpulkan pihak penyidik Poldasu dalam kasus ini telah memeriksa lebih dari 10 orang saksi termasuk mantan Sekdako Binjai inisial ES. Mereka semua di periksa karena terkait dengan kasus dana hibah KNPI Binjai ini.

Kasus ini sendiri awalnya ditangani oleh pihak Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Binjai dengan terlapor Ketua KNPI Binjai inisial ARN. Diketahui ARN sendiri merupakan ASN di Pemkab Langkat. Namun entah kenapa kasus ini pindah ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Poldasu.

Informasi yang dikumpulkan ARN selaku Ketua KNPI Binjai sudah dua kali diperiksa dalam kasus dana Hibah KNPI Binjai tahun anggaran 2016-2018 sebesar Rp 550 juta.Namun sejauh ini kita belum mendapatkan info siapa pelaku pelapor kasus ini di Tipikor Polres Binjai.

Kasus simpang siur terkesan seolah-olah dan diduga menjadi Anjungan Tunai Mandiri  (ATM) sehingga sampai setahun kasus ini tidak juga ketahuan siapa tersangkanya.

Untuk itu Ketua LSM For People Binjai Samsudin Damanik ketika ditemui, Minggu,(20/10) di Binjai meminta kepada pihak Ditreskrimus Poldasu untuk segera menetapkan nama-nama tersangka kasus ini.

” Poldasu yang menangani kasus Dana Hibah KNPI Binjai harus segera menetapkan nama-nama tersangkanya…..jangan pulak tiba-tiba timbul SP3 ,”kata Samsudin Damanik.

Sementara itu Dirreskrimsus Poldasu Kombes Roni Samtana ketika coba dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu ke nomor HP nya 08131102196X tidak berhasil. Nomor HP yang anda tuju sedang memblokir semua nomor panggilan terdengar dari nomor tersebut (op)

Apa Tanggapan Anda?