Djarot Kembali ke Jakarta Setelah Tiga Hari “Blusukan” di Sumut

179
Djarot Saiful Hidayat foto bersama personil Satlantas saat berada di Kabupaten Samosir. Di sini Djarot juga menyempatkan diri menyapa beberapa pedagang dan masyarakat di sana. [foto: brilian moctar fb]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Djarot Saiful Hidayat dijadwalkan Kamis (28/12/2017) siang, kembali ke Jakarta setelah melakukan “blusukan” selama tiga hari ke sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

Djarot meninggalkan Sumatera Utara melalui Bandara Silangit di Tapanuli Utara dari kunjungan terakhirnya di Kabupaten Samosir.

” Mas Djarot kembali ke Jakarta siang ini, jam 12.20 WIB dengan pesawat Batik Air dari Bandara Silangit. Barusan saja saya ikut mengantar beliau ke bandara,” kata Sekretaris DPD PDIP Sumut Soetarto melalui sambungan telepon kepada edisimedan.com beberapa saat lalu.

Menurutnya, selama di Sumut sejak tiba di Medan 25 Desember lalu, Djarot sudah mengunjungi enam kabupaten/kota mulai dari Medan, Serdangbedagai, Siantar, Simalungun, Samosir dan Tapanuli Utara.

“Selama kunjungan itu, beliau menyempatkan diri blusukan ke pasar, menyempatkan diri menyapa beberapa pedagang dan masyarakat. Seperti Pasar Pon di Sergai, pasar di Samosir, beliau membeli ikan pora-pora bahkan makan durian di pinggir jalan,” ujarnya.

Soetarto bilang, selama berada di Sumut, warga terlihat antusias menyambut kehadiran Djarot.

“Begitu turun dari mobil, inang-inang di Samosir teriak-teriak, Pak Djarot ..Pak Djarot. Mas Djarot ini kan cukup bersahaja dan sederhana, jadi anak-anak, remaja, perempuan, inang-inang dilayani semua untuk bersalaman atau sekadar foto selfie,” ujarnya.

BACA JUGA

Bahkan, kata Soetarto, saat berada di Samosir, Djarot didaulat untuk meresmikan destinasi wisata Pantai Pasir Putih Parbaba bersama Bupati Samosir Rapidin Simbolon.

Menurut Djarot, keindahan Danau Toba demikian luar biasa. Dia menggambarkan keindahan Danau Toba dan Pulau Samosir, sebagai negeri indah kepingan surga.

“Dari Samosir, dia mengimbau masyarakat Indonesia yang sudah berwisata ke luar negeri, kalau belum menengok Danau Toba, rasanya belum sah, belum paripurna,” jelas Soetarto. [ded]

Apa Tanggapan Anda?