Home / BISNIS / Dorong Pemanfaatan EBT, PLN Lakukan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik

Dorong Pemanfaatan EBT, PLN Lakukan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik


EDISIMEDAN.com,MEDAN: Pemerintah melalui PLN terus berupaya memenuhi target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025, serta menciptakan harga listrik yang kompetitif dan affordable.

Meski cadangan batu bara pada saat ini meningkat menjadi 37 Miliar Ton dengan sumber daya 166 Miliar Ton, PLN tetap berupaya agar energi terbarukan tetap dikembangkan sebagai sumber energi pembangkit tenaga listrik.

Menjawab tantangan tersebut, upaya PLN dalam menggunakan energi terbarukan diimplementasikan dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) atau Power Purchase Agreement (PPA), Rabu (26/09/2018), PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara dengan PT Cipta Multi Listrik Nasional (CMLN) untuk proyek PLTBm Deli Serdang dengan kapasitas 9,9 MW.

Penandatanganan dilakukan oleh General Manager PLN Wilayah Sumatera Utara Feby Joko Priharto dan Direktur PT Cipta Multi Listrik Nasional Franstan Wijaya, disaksikan oleh Dirjen Ketenagalistrikan yang diwakilkan oleh Kepala Seksi Harga Jual dan Sewa Jaringan Tenaga Listrik

Baca Juga:  Pengembangan Pasar Modal Indonesia: Apresiasi BEI untuk Negeri di Tahun Kebangkitan Investor Ritel Dalam Negeri

PLTBm yang berlokasi di Desa Tanjung Selamat, Deliserdang, Sumatera Utara ini memanfaatkan Biomasa Kayu Karet dari Replanting Kebun Karet milik PTPN III dengan investasi sekitar Rp340 miliar dan ditargetkan COD pada September
2020.

Dengan mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan Untuk Penyediaan Tenaga Listrik, yang mengatur harga pembelian tenaga listrik dari PLTBm di Sumatera Utara paling tinggi 85% BPP Pembangkitan sistem setempat apabila BPP Pembangkitan setempat di atas rata-rata BPP Pembangkitan Nasional.

Dengan penandatangan PJBL hari ini, total pembangkit tenaga listrik dari energi terbarukan yang telah menandatangani PJBL sebesar 1.199,12 MW, dimana pada tahun 2017 total kapasitas yang sudah dilakukan penandatanganan PJBL adalah sebesar 1.189,22 MW.

“PLN tentu berkomitmen mengembangkan pembangkit listrik EBT bersama dengan para IPP dengan memanfaatkan sumber daya energi baru terbarukan yang mempunyai potensi tinggi di Indonesia tak terkecuali di Sumut,” ungkap General Manager PLN Wilayah Sumatera Utara Feby Joko Priharto.

Baca Juga:  Siapkan Daging Beku Impor, Pemerintah Harap Harga Daging Dikisaran Rp 80 Ribu per Kg

Feby juga menambahkan bahwa dengan beroperasinya PLTBm Deli Serdang di Sumatera Utara, akan berpotensi menurunkan penggunaan PLTD di Sumatera Utara yang berarti akan menghemat penggunaan BBM untuk PLTD sekitar 17.000 kilo liter pertahun.

Apabila dibandingkan dengan PLTD akan menghemat sekitar Rp 98 Miliar pertahun. Saat ini IPP yang sudah berjalan sebanyak 21 IPP dengan total daya 300 MW.

Upaya mempercepat pengembangan EBT untuk penyediaan tenaga listrik ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah untuk
mengoptimalkan BPP tenaga listrik yang pada akhirnya terwujud penyediaan tenaga listrik yang berkelanjutan.

Demikian juga untuk Tarif Tenaga Listrik, menjadi semakin terjangkau oleh masyarakat dan kompetitif bagi dunia industri.

Dengan adanya penandatanganan PJBL ini merupakan salah satu bukti nyata PLN mengembangkan pembangkit EBT dan menunjukkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 50 Tahun 2017 ‘workable’ bagi pengembangan EBT di Indonesia.

Baca Juga:  RUMAH DIJUAL, Titi Kuning, Medan Johor

Sementara, hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala seksi harga jual dan sewa jaringan tenaga listrik Dirjen Ketenagalistrikan Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Ario Panggi Pramonosati, Kepala Sub Direktorat Penyiapan Program Bioenergi Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Troys Dili Susendi dan Presiden Direktur PT. Indopower Internasional, Dr. Ir. Harun Rasyid, MM, MT serta sejumlah pejabat utama PLN Wilayah Sumut.(Mahbubah Lubis)

 

Terkait


Berita Terbaru