Home / PENDIDIKAN / Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Untuk Pramuka Kwartir Ranting Medan Barat

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Untuk Pramuka Kwartir Ranting Medan Barat


EDISIMEDAN.com, MEDAN – Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat termasuk salah satu tugas Dharma dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilakukan oleh civitas akademika khususnya staf pengajar.

Penggagas Pengabdian Masyarakat, Dr. dr. Wulan Fadinie, M.Ked(An), SpAn mengatakan melalui keterangan persnya pada hari Selasa (24/8) bahwa kegawatdaruratan bisa terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja, sehingga diharapkan semua orang dapat memberikan pertolongan bila terjadi situasi yang mengancam nyawa, seperti keadaan henti jantung mendadak dimana lebih dari 50% korban akan dapat tertolong apabila dilakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD) secara tepat dan cepat di tempat kejadian sembari menunggu datangnya bantuan dari tenaga medis, BHD sebagai bantuan pertama pada penderita henti jantung sangat diperlukan sebelum pasien mendapat pelayanan kesehatan secara paripurna. Menurut Perki pada tahun 2015 henti jantung pada orang dewasa berkisar 10 dari 100.000 orang normal yang berusia dibawah 35 tahun dan pertahunnya mencapai sekitar 300.000 – 350.000 kejadian.

Mengingat tingginya angka kejadian henti jantung dan kurangnya pengetahuan masyarakat awam mengenai BHD, dirasa perlu dilakukannya pelatihan BHD bagi masyarakat awam. Pelatihan dibutuhkan untuk mempelajari suatu tindakan, dilakukan pelatihan BHD dengan harapan para peserta mengetahui definisi dan tujuan dari BHD serta bagaimana teknik pelaksanaannya, sehingga dapat melakukan pertolongan pertama untuk siapa saja dan dimana saja apabila menjumpai kejadian henti jantung mendadak dimasa mendatang. BHD sendiri merupakan kompetensi yang wajib dimiliki oleh semua orang, bukan hanya orang yang berlatar belakang medis, tetapi semua orang yang memang sudah dilatih untuk melakukan BHD ini.

Baca Juga:  DPRD Sumut Kagumi Program Rektor UINSU, Jadikan Kampus WCU 2045

Melalui Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM USU) bekerja sama dengan Pramuka Kwartir Ranting Medan Barat diadakan Pengabdian Masyarakat berupa acara Pelatihan BHD pada hari Minggu (22/8) dimulai pada pukul 09.00 WIB yang bertempat di Aula Taman Cadika Pramuka, Medan. Pelatihan dengan nara sumber Dr. dr. Wulan Fadinie, M.Ked(An), SpAn diikuti oleh 56 orang peserta dengan tujuan kegiatan untuk menilai efektifitas pelatihan BHD terhadap tingkat pengetahuan Pramuka di Medan Barat Pada Masa Pandemi Covid – 19.

Dipilihnya Pramuka Kwartir Ranting Medan Barat sebagai mitra pada Pengabdian Masyarakat ini karena organisasi pramuka adalah wadah bagi anak muda usia sekolah untuk mengembangkan potensi dan bakat bagi anak bangsa dalam membentuk sebuah karakter yang mulia bagi generasi muda dan penerusnya juga sebagai tempat menggali potensi diri agar menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara. Menumbuhkan kepribadian yang baik, peduli terhadap sesama, sehingga dapat memberikan kontribusi yang positif kepada lingkungan dan masyarakat luas serta dapat mengaplikasikan pelatihan yang sudah diterima dalam kehidupan sehari-hari. Peserta pelatihan BHD ini adalah beberapa Pengurus Kwartir Ranting Medan Barat dan anggota pramuka yang merupakan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan usia rata – rata diatas 15 tahun, yang mana siswa SMA adalah kelompok dewasa muda yang dianggap dapat melaksanakan tindakan dan mengambil keputusan dalam melakukan BHD. Pengabdian Masyarakat yang dilakukan masih dalam bulan peringatan hari Pramuka Sedunia yang ke 60 yang dirayakan pada tanggal 14 Agustus, diharapkan menambah semarak peringatan hari Pramuka Sedunia.

Baca Juga:  Fakultas Hukum Univa Medan Jalin Kerjasama DPN Peradi, DPC Ikadin Medan

“Usai melakukan pelatihan, kita mendapatkan masukan dari mitra pengabdian masyarakat. Tingginya rasa kepedulian dan meningkatnya pengetahuan akan BHD serta banyaknya manfaat yang didapatkan oleh para Pramuka Kwartir Ranting Medan Barat membuat mereka mengharapkan pelatihan ini dapat dibuat secara berkesinambungan dan diberikan untuk seluruh Kwartir Ranting Pramuka di Medan pada khususnya dan Sumatera Utara pada umumnya untuk kedepannya, sebab pelatihan BHD dirasa penting dan diharapkan dapat dibuat sebagai sebuah program kerja pramuka yang bersifat permanen” jelasnya lagi.

Pelatihan BHD ini dibuka dengan kata sambutan dari Pramuka Kwartir Ranting Medan Barat yang diwakilkan oleh Bapak Ibnu Hajar, S.Pd dan kata sambutan juga diberikan oleh Ketua Pengabdian Masyarakat Pelatihan BHD Dr. dr. Wulan Fadinie, M.Ked(An), SpAn. Acara dilanjutkan dengan kegiatan penyampaian materi pelatihan dan diakhiri dengan kegiatan simulasi BHD secara langsung oleh peserta pelatihan.

Luaran yang telah dicapai dari kegiatan ini adalah, meningkatnya pengetahuan mengenai BHD di kalangan anggota Pramuka Kwartir Ranting Medan Barat yang tersertifikasi. Pemberian buku saku melakukan BHD, penayangan video mengenai tindakan BHD yang diharapkan dapat memberi panduan nyata tentang teknik melakukan BHD, juga memfasilitasi anggota pramuka dalam meningkatkan pengetahuan tentang henti jantung mendadak dan penatalaksanaannya dengan tindakan BHD sehingga meningkatkan kepercayaan diri dalam melakukan pertolongan pada korban henti jantung.

Baca Juga:  Sebanyak 4.015 Peserta Ikuti SSE UM-PTKIN

Dr. dr. Wulan Fadinie, M.Ked(An), SpAn juga menjelaskan adapun tahapan pengabdian masyarakat tersebut yakni, pengumpulan data dasar. Pada tahap pengumpulan data dasar, dilakukan dengan pemberian soal pretest mengenai tingkat pengetahuan peserta sebelum diberikan pelatihan BHD. Soal pre-test ini bertujuan menilai pengetahuan dasar, sikap dan tindakan/ praktek dari anggota pramuka dan pengelola organisasi pramuka di Kwartir Ranting Medan Barat mengenai BHD.

Kemudian penyampaian materi mengenai BHD kepada peserta secara umum seperti bagaimana mengidentifikasi henti jantung mendadak, bagaimana cara melakukan pertolongan pada henti jantung dan cara melakukan BHD sesuai dengan yang tercantum dalam buku panduan yang telah diberikan kepada para peserta pelatihan. Pengukuran keberhasilan pelatihan BHD dinilai dari meningkatnya tingkat pengetahuan yang dilihat dari nilai post-test dan kemahiran para peserta dalam melakukan praktik simulasi BHD.

Dari hasil yang diperoleh, pelatihan BHD ini dinilai efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan Pramuka di Kwartir Ranting Medan Barat Pada Masa Pandemi Covid – 19. Hal ini dicapai berkat kerjasama yang sangat baik antara Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara dengan Pramuka Kwartir Ranting Medan Barat dan para dokter serta semua bagian lain yang berpartisipasi dalam kelancaran acara ini.(red)

Terkait


Berita Terbaru