Home / NEWSSUMUT / Duh, Pohon Penghijauan di Rantauprapat Ditebangi

Duh, Pohon Penghijauan di Rantauprapat Ditebangi


TEBANG - Sejumlah orang tak dikenal (OTK) melakukan penumbangqn pohon penghijauan di kawasan jalan SM Raja Rantauprapat. [edisiMedan.com/julian]

EDISIMEDAN.com, RANTAUPRAPAT – Sejumlah orang tak dikenal (OTK) melakukan penebangan pohon penghijauan di kawasan Jalan SM Raja Rantauprapat, Minggu (18/2/2018) sekitar jam 11.00 WIB.

Pohon yang ditumbang diduga tanpa izin tersebut, jenis Akasia yang diperkirakan berusia 15 tahun berada tepat di depan BRI KCP Ujung Bandar.

Sumber di sana menyebutkan, pelaku penebang pohon itu diperkirakan mencapai delapan orang. “Diantaranya ada yang berpostur badan tinggi besar,” tambah sumber.

Lanjutnya, komplotan itu menumbang tanaman penghijauan mempergunakan mesin chainsaw. “Ya, pake sinso mereka menumbangnya,” jelas sumber.

Katanya, sisa penumbangan diangkut menggunakan truk berwarna kuning yang disinyalir milik Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Labuhanbatu.
“Diangkut pakai truk sampah,” tandasnya seraya mengatakan tidak mengetahui alasan dilakukannya penumbangan pohon tersebut.

Sementara itu, salahseorang anggota Komisi B DPRD Labuhanbatu Ahmad Saiful Sirait mengesalkan tindakan OTK tersebut. Menurutnya, seharusnya warga melakukan partisipasi menjaga lingkungan dengan memperbanyak jumlah penanaman pohonan penghijauan.

Baca Juga:  Suzuya Rantauprapat Nyaris Terbakar, Pengunjung dan Karyawan Berhamburan Keluar

“Ini malah menumbang pohon yang diharap penetralisasi udara di tengah perkotaan,” paparnya.

Menurut dia, tindakan penebangan pohon penghijauan itu, selaiknya pelaku didenda dengan menanami puluhan batang pohon setinggi 2 meter di tempat berbeda.

“Setidaknya harus diganti dengan pohon baru sebanyak 60 batang,” katanya.

Untuk itu, dia berharap ke pihak Dinas Damkar dan Satpol PP Pemkab Labuhanbatu agar melakukan investigasi para pelaku penebang pohon tersebut. Karena, kata dia bukan tidak mungkin tindakan serupa akan terjadi di lain tempat.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkar dan Satpol PP Pemkab Labuhanbatu, A Haris Nasution ketika dikonfirmasi menjelaskan masalah pemotongan kayu merupakan wilayah kerja Dinas PUPR Labuhanbatu.

Namun demikian, tambah dia, pihaknya akan menginvestigasi pelakunya. “Kami coba mencari tau pelakunya,” tandas Kadis. [julian]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up