Home / BISNIS / Empat Faktor Pendorong Pertumbuhan MAMI yang Fenomenal di 2020

Empat Faktor Pendorong Pertumbuhan MAMI yang Fenomenal di 2020


Presiden Direktur Afifa PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menjelaskan empat faktor pendorong pertumbuhan MAMI yang fenomenal di 2020 dalam sebuah jumpa pers secara virtual, Selasa (8/3/2021).

EDISIMEDAN.com, JAKARTA – PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mencatatkan pertumbuhan fenomenal di tahun lalu. Total dana kelolaan atau asset under management (AUM) MAMI meningkat sebesar 30% di tahun lalu menjadi Rp97,2 triliun pada akhir Desember 2020.

AUM reksa dana MAMI tumbuh sebesar 66,2% atau Rp19,7 triliun, menjadi sebesar Rp49,4 triliun pada akhir Desember 2020. Pertumbuhan yang fenomal di tahun lalu didorong oleh banyak faktor, diantaranya tata kelola perusahaan yang baik, jaringan distribusi yang kuat, inovasi produk dan layanan, serta edukasi finansial.

Afifa, Presiden Direktur MAMI menjelaskan keempat faktor tersebut.

“Tata kelola perusahaan yang baik memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan kami di tahun lalu. Karena kami selalu berpegang teguh pada standar tertinggi dalam etika, profesionalisme, hukum dan kepatuhan. Setiap sen yang kami hasilkan dari kegiatan pengelolaan aset telah sesuai dengan peraturan yang berlaku dan mandat investasi,” ujar Afifa dalam sebuah jumpa pers secara virtual, Selasa (8/3/2021).

Baca Juga:  KPPU Sebut Ada Kartel Dibalik Mahalnya Harga Telur

BACA JUGA

Afifa Diangkat Sebagai Presiden Direktur MAMI yang Baru

Selain itu, jaringan distribusi MAMI yang kuat, serta inovasi produk dan layanan juga ikut mendorong pertumbuhan MAMI hingga mencapai titik puncak di tahun 2020.

Afifa menambahkan, pandemi juga mengubah cara berbisnis, termasuk pada jasa layanan investasi. Pemasaran melalui jalur digital menjadi lebih penting dari sebelumnya.

“Kemampuan untuk menyediakan produk yang tepat dengan memberikan pengalaman pelanggan (customer experience) yang terbaik menjadi faktor utama bagi investor dalam memilih pengelola kekayaan dan aset,” jelasnya. [red]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up