Home / SUMUT / Festival Danau Toba di Brastagi Resmi Dibuka, Meski Sinabung Berstatus Awas

Festival Danau Toba di Brastagi Resmi Dibuka, Meski Sinabung Berstatus Awas


Menteri Pariwisata Arief Yahya, Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan isteri Evi Diana Erry, Kadis Pariwisata Sumut Elisa Marbun, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Deputi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sabrina menabuh gondang (gendang) saat pembukaan Festival Danau Toba (FDT) 2015 di Taman Mejuah-juah, Brastagi, Kabupaten Karo, Kamis (19/11/2015).

BRASTAGI, EDISIMEDAN| Meski Gunung Sinabung berstatus Awas, bukan menjadi halangan bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk membuka secara resmi Festival Danau Toba (FDT) 2015 di Taman Mejuah-juah, Brastagi, Kabupaten Karo, Kamis (19/11/2015).

Hadir dalam acara tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Kepala Dinas Pariwisata Sumut Elisa Marbun, Deputi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sabrina, Bupati dan Walikota se-Sumut.

Dalam kesempatan itu, Arief mengapresiasi dan meminta 7 Kabupaten di sekitar Danau Toba untuk bersinergi dalam mengenalkan potensi Danau Toba melalui berbagai even, termasuk lewat Festival Danau Toba (FDT) yang digelar tiap tahunnya.

“Kabupaten kita harapkan memiliki semangat dan kesamaan visi dalam mengembangkan potensi wisata Danau Toba sebagai destinasi wisata berkelas dunia,” harap Arief.

Baca Juga:  Hasil Swab Corana Negatif, Ibu Lisa Andriani Lubis Makin Di Sayang Pendukungnya

Menurutnya, Danau Toba merupakan destinasi wisata kebangggaan Indonesia karena memiliki perpaduan yang selaras antara kekayaan alam dan budaya. Sangat beralasan jika kawasan Danau Toba ditetapkan menjadi salah satu dari 10 kawasan destinasi wisata nasional.

BERITA TERKAIT:
Sektor Wisata Sumut Ditarget Sumbang Rp 30 Triliun
Romance Bay, Pantai Romantis di Sumatera Utara

Menurutnya, pengembangan kawasan Danau Toba sebagai kawasan wisata nasional akan diperkuat dengan Pepres Badan Pengelola Kawasan Danau Toba yang kini sedang dalam perumusan.

“Pepres sedang dalam penyelesaian dan dalam waktu dekat akan rampung,” jelas Arief.

Sementara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengucapkan terimakasih atas dipilihnya Kabupaten Karo sebagai tuan rumah Lake Toba Festival tahun 2015.  Dari kegiatan ini diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Bumi Turang, pasca menurunnya tingkat kunjungan wisatwan akibat erupsi Gunung Sinabung sejak 2010 lalu.

Baca Juga:  Menikmati Pesona Wisata Nami Island di Korea Selatan

“Walau berstatus awas, namun Kabupaten Karo terbilang aman bagi wisatawan yang ingin datang menikmati objek wisata Tanah Karo. Karena masih banyak objek wisata Tanah Karo yang belum tersentuh wisatawan,” ujar Terkelin.

Sementara Plt Gubernur Sumut mengimbau 33 Kabupatan/Kota di Sumut membuat agenda kegiatan wisata di daerah masing-masing, seperti FDT yang digelar tiap tahunnya.

“Pemerintah Privinsi akan memberikan bantuan kepada Kabupaten dan Kota yang menggelar even pariwisata di daerahnya sebesar Rp 100 juta. Bantuan ini sebagai bentuk dukungan untuk mengembangkan potensi wisata di Sumut,” sebut Erry.

Kepala Dinas Pariwisata Sumut, Elisa Marbun mengungkapkan, FDT dimeriahkan berbagai kegiatan diantaranya Sado Hias, Pameran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Lomba Bolon, Lomba Renang, Lomba Desain Geoprak Toba, Lomba Paduan Suara, Lomba Vokal Solo, Lomba Binaraga, Lomba Tour D’Sinabung, Fashion Etnik, Seminar Geopark Clinic, Pagelaran Seni Lintas Budaya, Host Dinner and Geopark Heroes. [ded]

Terkait


Berita Terbaru